Hampir 2 Juta Tentara Jadi Korban Perang Rusia-Ukraina
Ukraina, Image: Neelam279 / Pixabay--
radarpena.co.id - Perang Rusia-Ukraina yang berlangsung sejak Februari 2022 telah menimbulkan korban militer dalam jumlah besar, mendekati dua juta jiwa, menurut laporan Center for Strategic and International Studies (CSIS).
Pasukan Rusia menjadi pihak yang paling terdampak, dengan sekitar 325.000 tentara tewas dari total 1,2 juta korban militer.
Sementara itu, Ukraina juga mengalami kerugian signifikan, antara 500.000 hingga 600.000 tentara, termasuk 100.000–140.000 yang tewas.
Angka Korban yang Sulit Diverifikasi
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menyatakan bahwa negaranya telah kehilangan hampir 46.000 tentara, ditambah puluhan ribu lainnya hilang atau ditawan.
Para pengamat menilai angka ini kemungkinan lebih rendah dari kenyataan. Di sisi Rusia, jumlah korban tetap rahasia.
Data resmi terakhir pada September 2022 menunjukkan 5.937 tewas, namun laporan media independen seperti BBC Russian Service dan Mediazona memperkirakan lebih dari 163.000 tentara Rusia tewas.
Dampak Serangan Terhadap Sipil
Selain kerugian militer, serangan Rusia juga menargetkan warga sipil dan infrastruktur penting. Sebuah serangan drone terhadap kereta penumpang di Kharkiv menewaskan lima orang, sementara ratusan lainnya mengalami luka dan trauma.
Serangan di Odesa, Donetsk, Zaporizhzhia, dan Kherson menimbulkan korban jiwa tambahan dan melukai warga, termasuk anak-anak dan wanita hamil. Lebih dari 700.000 warga Kyiv kehilangan listrik dan pemanas, yang meningkatkan risiko kematian di tengah musim dingin.
Teknologi dan Kontroversi Starlink
Rusia menggunakan satelit Starlink untuk mengarahkan serangan drone, memicu permintaan dari Polandia kepada Elon Musk agar menghentikan akses tersebut.
Musk membantah adanya penjualan resmi ke Rusia, meski intelijen Ukraina menyatakan terminal diperoleh melalui jalur pihak ketiga.
Prediksi korban militer Hingga 2026
Jika kerugian terus berlanjut, CSIS memperkirakan jumlah korban militer gabungan Rusia dan Ukraina bisa mencapai hampir dua juta pada musim semi 2026.
Sementara itu, korban sipil yang terverifikasi mencapai hampir 15.000 jiwa, namun PBB memperingatkan jumlah sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi.
Kesimpulan
Konflik ini menimbulkan tragedi manusia besar, menghancurkan kehidupan militer dan sipil, merusak infrastruktur, dan menimbulkan krisis energi serta tekanan diplomatik global.
Laporan CSIS menjadi pengingat bahwa dampak perang modern melampaui medan tempur, mempengaruhi stabilitas sosial, ekonomi, dan teknologi di seluruh dunia.
Referensi:
Ukraine war briefing: Nearly 2 million military casualties to date, study finds, with Russia bearing brunt of losses - The Guardian
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: