Black Box Pesawat ATR IAT Akhirnya Ditemukan, Penyebab Kecelakaan Segera Terungkap

Black Box Pesawat ATR IAT Akhirnya Ditemukan, Penyebab Kecelakaan Segera Terungkap

Black Box pesawat ATR 42-500 berhasil ditemukan--basarnas

radarpena.co.id - Upaya pencarian panjang di medan ekstrem Sulawesi Selatan akhirnya membuahkan hasil krusial.

Tim SAR Gabungan resmi menemukan black box (kotak hitam) pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.

Penemuan perangkat vital ini menjadi titik balik utama dalam penyelidikan kecelakaan pesawat, sekaligus membuka jalan bagi investigator untuk mengungkap penyebab tragedi penerbangan tersebut.

BACA JUGA:Whoosh Tawarkan Tarif Hemat Akhir Januari, Tiket Jakarta–Bandung Mulai Rp225 Ribu

Ditemukan di Jantung Perbukitan, Selasa Siang

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengonfirmasi bahwa black box ditemukan pada Selasa (pukul 11.00 WITA) di area perbukitan yang sulit dijangkau.

“Benar, kotak hitam sudah ditemukan pada pukul 11.00 WITA,” ujar Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, dalam keterangan resmi di Jakarta.

Lokasi penemuan berada di kawasan dengan kontur curam dan vegetasi lebat, menjadikan proses pencarian penuh tantangan sejak hari pertama.

Masih di Dalam Ekor Pesawat yang Hancur

Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Infanteri Dody Triyo Hadi, mengungkapkan bahwa black box ditemukan masih berada di dalam bagian ekor pesawat yang telah hancur akibat benturan keras.

BACA JUGA:Jenazah Perempuan Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Tiba di Posko DVI Polda Sulsel

Untuk menjangkau titik tersebut, tim gabungan dari TNI, Basarnas, dan relawan membentuk satuan khusus. Sebelumnya, lokasi ekor pesawat hanya dapat dipantau secara visual dari kejauhan karena kondisi medan yang ekstrem.

Beberapa fakta lapangan yang dihadapi tim SAR:

  • Posisi black box masih terpasang di dudukannya
  • Bagian ekor pesawat telah terpisah dari badan utama
  • Kemiringan lereng sangat terjal dan berisiko tinggi

Evakuasi Dramatis: Jurang Curam dan Cuaca Tak Bersahabat

Proses evakuasi black box menjadi tantangan tersendiri. Tim SAR harus menurunkan perangkat tersebut melalui jalur jurang perbukitan dengan tingkat risiko tinggi.

Hambatan utama selama evakuasi meliputi:

  • Medan curam dan licin
  • Kabut tebal dan hujan yang sering turun mendadak
  • Akses terbatas, hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki

Dibutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk membawa kotak hitam dari lokasi jatuh menuju Posko SAR di Desa Tompobuli, Pangkep.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: