Prakiraan Cuaca BMKG Sabtu 17 Januari 2026: Hujan Ringan hingga Lebat Guyur Banyak Wilayah Indonesia
Ilustrasi hujan deras-Unsplash/ Ryoji Iwata-
RADARPENA.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca nasional untuk Sabtu, 17 Januari 2026.
Berdasarkan peta sebaran cuaca dan analisis atmosfer terkini, sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas mulai dari ringan hingga lebat.
Meski tidak ada wilayah yang diprakirakan mengalami hujan ekstrem atau sangat lebat, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di daerah yang memiliki riwayat bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air.
Cuaca yang dinamis pada periode ini membuat aktivitas masyarakat berpotensi terdampak, terutama di wilayah perkotaan padat penduduk dan daerah dengan sistem drainase terbatas.
BMKG memprediksi hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia bagian barat dan tengah. Curah hujan diperkirakan berada pada kisaran 5 hingga 20 mm per hari.
Wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan antara lain:
-
Aceh
-
Sumatera Utara
-
Riau
-
Kalimantan Barat
-
Kalimantan Tengah
-
Kalimantan Selatan
-
Sulawesi Tengah
-
Sulawesi Barat
-
Sulawesi Tenggara
-
Papua Barat Daya
Meski tergolong ringan, hujan yang turun secara terus-menerus tetap dapat menyebabkan jalan licin dan mengganggu mobilitas masyarakat, khususnya pada jam sibuk pagi dan sore hari.
BACA JUGA:Sumatera Siaga! Anggaran Mitigasi Meroket Rp74 Triliun, Sabo Dam Jadi Andalan Baru Lawan Bencana
Hujan Sedang Meluas ke Berbagai Daerah
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diperkirakan meluas ke berbagai wilayah lainnya di Tanah Air. Curah hujan pada kategori ini berada di kisaran 20 hingga 50 mm per hari.
Daerah yang berpotensi terdampak hujan sedang meliputi:
-
Sumatera Barat
-
Jambi
-
Kepulauan Bangka Belitung
-
Lampung
-
DKI Jakarta
-
Bali
-
Nusa Tenggara Barat
-
Nusa Tenggara Timur
-
Kalimantan Timur
-
Kalimantan Utara
-
Sulawesi Utara
-
Gorontalo
-
Sulawesi Selatan
-
Maluku Utara
-
Papua Barat
-
Papua
-
Papua Pegunungan
-
Papua Selatan
-
Papua Tengah
BMKG mengingatkan bahwa hujan sedang berpotensi menimbulkan genangan air, terutama di wilayah perkotaan dan kawasan dataran rendah. Aktivitas luar ruangan diimbau untuk disesuaikan dengan kondisi cuaca.
Waspada Hujan Lebat di Sumatera, Jawa, dan Maluku
BACA JUGA:Rekrutmen Kopassus 2026 Dibuka! Inilah Kesempatan Emas Gabung Korps Baret Merah, Cek Syaratnya!
BMKG juga mencatat adanya potensi hujan lebat di sejumlah wilayah, terutama di bagian selatan Pulau Sumatera, Pulau Jawa, dan sebagian wilayah Maluku. Intensitas hujan pada kategori ini diperkirakan mencapai 50 hingga 100 mm per hari.
Wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat meliputi:
-
Sumatera Selatan
-
Bengkulu
-
Banten
-
Jawa Barat
-
Jawa Tengah
-
Daerah Istimewa Yogyakarta
-
Jawa Timur
-
Maluku
Dengan curah hujan yang cukup tinggi, wilayah-wilayah tersebut diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi banjir dan longsor, serta gangguan transportasi darat seperti kemacetan dan jalan terendam air.
Dalam rilis prakiraannya, BMKG menegaskan bahwa tidak ada wilayah di Indonesia yang diprediksi mengalami hujan sangat lebat (lebih dari 150 mm) maupun hujan ekstrem pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Namun demikian, BMKG mengingatkan bahwa perubahan cuaca dapat terjadi dengan cepat, terutama pada periode cuaca tidak menentu dan peralihan musim seperti saat ini. Kondisi atmosfer yang dinamis dapat memicu hujan lokal dengan intensitas lebih tinggi dalam waktu singkat.
Imbauan BMKG untuk Masyarakat
BMKG mengimbau masyarakat untuk:
-
Memantau informasi cuaca terbaru secara berkala
-
Menyesuaikan aktivitas luar ruangan dengan kondisi cuaca
-
Waspada terhadap potensi banjir dan longsor di wilayah rawan
-
Mengamankan barang-barang penting saat hujan lebat
Untuk mendapatkan informasi paling akurat dan terkini, masyarakat disarankan mengakses aplikasi InfoBMKG serta kanal resmi BMKG lainnya agar selalu memperoleh pembaruan prakiraan dan peringatan dini secara tepat waktu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: