Prakiraan Cuaca BMKG 4 Mei: Hujan Merata di Jakarta, Waspada Jaksel Guyuran Sedang

Prakiraan Cuaca BMKG 4 Mei: Hujan Merata di Jakarta, Waspada Jaksel Guyuran Sedang

Prakiraan Cuaca BMKG 4 Mei: Hujan Merata di Jakarta, Waspada Jaksel Guyuran Sedang--freepik

radarpena.co.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait prakiraan cuaca daratan Ibu Kota DKI Jakarta untuk mengawali pekan ini, Senin, 4 Mei 2026. Memasuki hari ini, BMKG memprakirakan mayoritas kawasan Jakarta akan menerima guyuran hujan dengan tingkat intensitas yang bervariasi sepanjang hari.

Masyarakat yang hendak memulai rutinitas pekerjaan pada awal pekan wajib meningkatkan kewaspadaan sejak pagi. BMKG melaporkan awan mendung tebal akan menyelimuti langit Ibu Kota dan menurunkan curah hujan mulai dari periode siang hingga menjelang sore hari. Fenomena alam ini tidak hanya membasahi daratan utama kota Jakarta, tetapi juga terus bergerak mencapai kawasan perairan Kepulauan Seribu.

Membahas spesifik pembagian wilayah, BMKG menempatkan kawasan Jakarta Selatan sebagai area dengan potensi curah hujan paling tinggi dibandingkan wilayah administratif lainnya. Pakar cuaca BMKG memperkirakan awan tebal akan menjatuhkan hujan berintensitas sedang di Jakarta Selatan.

Kondisi topografi serta tingginya mobilitas kendaraan di kawasan ini tentu membutuhkan perhatian ekstra dari para komuter. Curah hujan tingkat sedang membawa potensi besar memicu genangan air pada titik-titik rawan banjir serta menghambat laju arus lalu lintas secara masif. Oleh karena itu, para pekerja yang melintasi kawasan Blok M, Kemang, atau Kuningan wajib mengantisipasi potensi kemacetan parah dan mencari rute alternatif jika genangan mulai muncul.

BACA JUGA:Amien Rais Buka Suara Siap Hadapi Jalur Hukum, Terkait Komentar Video Prabowo-Teddy

BACA JUGA:Info Loker BUMN: Bank BTN Buka Lowongan Posisi RM dan Frontliner Mei 2026

Pemerataan Hujan di Wilayah Lain

BMKG tidak hanya menyoroti kawasan Jakarta Selatan semata. Petugas prakirawan cuaca juga melaporkan wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur turut masuk ke dalam zona potensi hujan awet. Meskipun BMKG mengategorikan hujan di wilayah-wilayah tersebut ke dalam skala ringan, durasi rintik air yang berlangsung lama berpeluang besar mengurangi tingkat kenyamanan warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Untuk mempermudah warga dalam merencanakan rute perjalanan dan aktivitas luar ruang, BMKG menyediakan data rinci mengenai suhu udara dan persentase kelembapan di masing-masing wilayah hari ini:

Jakarta Pusat

BMKG memperkirakan kawasan pusat pemerintahan mengalami hujan ringan. Rentang suhu udara bergerak merangkak dari 24 derajat hingga 30 derajat Celcius. Sementara itu, tingkat kelembapan udara mencapai angka 73 hingga 95 persen yang membuat hawa terasa sedikit basah.

Jakarta Utara

Warga pesisir pelabuhan harus bersiap menghadapi turunnya hujan ringan sejak paruh pertama hari. Termometer BMKG mencatat suhu udara sedikit lebih sejuk, yakni berkisar pada angka 24 hingga 29 derajat Celcius. Angka kelembapan mengambang pada persentase 77 hingga 93 persen.

Jakarta Barat

Kawasan barat Ibu Kota juga tidak luput dari jatuhan hujan ringan. Termometer menunjuk angka 24 hingga 30 derajat Celcius sebagai batas suhu udara. BMKG mencatat tingkat kelembapan menembus level 96 persen, sehingga masyarakat mungkin merasakan sedikit gerah persis sebelum hujan benar-benar turun.

Jakarta Selatan

Menjadi titik paling basah hari ini, BMKG memperingatkan hujan sedang akan mengguyur wilayah selatan. Suhu udara berada pada titik 23 derajat dan memuncak pada 30 derajat Celcius. Warga harus bersiap menghadapi tingginya kelembapan ekstrem yang nyaris menyentuh batas absolut, yaitu 98 persen.

Jakarta Timur

Sama halnya dengan wilayah tetangganya, Jakarta Timur akan menerima guyuran hujan ringan. Suhu udara terus stabil pada kisaran 23 hingga 30 derajat Celcius. BMKG mencatat rentang kelembapan udara bergerak dinamis pada angka 73 sampai 97 persen.

BACA JUGA:Aturan Baru Potongan Ojol 8 Persen: Kapan Grab dan Gojek Sesuaikan Tarif?

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: