ITPLN Resmi Buka PMB 2026, Rektor Ungkap Strategi Jaring Talenta Energi Terbaik

ITPLN Resmi Buka PMB 2026, Rektor Ungkap Strategi Jaring Talenta Energi Terbaik

Institut Teknologi PLN (ITPLN) resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang I Tahun Akademik 2026.--ITPLN

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Institut Teknologi PLN (ITPLN) resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang I Tahun Akademik 2026. Pembukaan tersebut diumumkan dalam Townhall Meeting Great bertajuk “Green Energy Recruitment and Enrollment Acceleration Team Beyond 2000+” yang digelar di lingkungan kampus ITPLN.

Rektor ITPLN, Prof. Iwa Garniwa mengatakan, PMB 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan mutu calon mahasiswa (intake quality), bukan sekadar mengejar jumlah pendaftar. Menurut dia, konsep Beyond 2000+ tidak semata-mata berbicara angka, melainkan kualitas talenta yang akan direkrut.

“Beyond 2000 itu bukan sekadar jumlah. Yang paling penting adalah mutu intake. Dari sekitar 250 peserta ikatan kerja PLN setiap tahun, banyak di antaranya sudah diterima di perguruan tinggi negeri, bahkan ada yang sudah kuliah di sana sebelum akhirnya memilih ITPLN,” ujar Prof. Iwa di kampus ITPLN, Selasa, 6 Januari 2026.

BACA JUGA:Wujudkan Kampus Transisi Energi dengan OBE, Prof Susy Resmi Jadi Warek I ITPLN

Ia menegaskan, ITPLN terus mencari diferensiasi agar mampu bersaing merebut talenta terbaik. Menurutnya, calon mahasiswa harus diyakinkan bahwa memilih ITPLN bukanlah pilihan yang merugikan.

“Kita harus jujur. ITPLN tidak menjual mimpi. Apa yang kita sampaikan ke calon mahasiswa harus realistis dan bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Dalam PMB 2026, ITPLN kembali membuka jalur Ikatan Kerja PLN serta Program Ikatan Kerja APITU, lengkap dengan informasi alur pendaftaran dan seleksi. Prof. Iwa menyebut, orientasi dunia kerja kini menjadi pertimbangan utama siswa SMA dalam memilih perguruan tinggi.

“Sekarang mayoritas siswa berpikir pragmatis: setelah lulus harus siap kerja. Di ITPLN, itu yang kami tawarkan. Minimal 250 mahasiswa akan masuk skema ikatan kerja, dan dari program D3, setidaknya 100 lulusan akan diserap ke APITU,” katanya.

BACA JUGA:Korban Banjir Bandang Pulau Siau, 14 Orang Tewas dan Satu Masih Dicari

ITPLN juga memperluas jejaring kerja sama industri, termasuk dengan Asosiasi Pembangkit Listrik Seluruh Indonesia (APLSI). Menurut Prof Iwa, respons industri terhadap program ikatan kerja ITPLN sangat positif.

“Mereka melihat program ITPLN sebagai solusi kebutuhan SDM. Kalau komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan terjalin baik, penyaluran lulusan akan semakin kuat. Itu salah satu kekuatan ITPLN,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof Iwa menekankan peran dosen dalam mendukung visi kampus. Ia meminta seluruh civitas akademika menanamkan komitmen bahwa ITPLN adalah perguruan tinggi berkelas internasional yang modern, mandiri, dan unggul di bidang energi serta teknologi berwawasan lingkungan.

“Dosen adalah ujung tombak. Dari kampus inilah kita harus melahirkan lulusan yang siap kerja dan relevan dengan kebutuhan transisi energi,” tutupnya.

BACA JUGA:Presiden Prabowo: Jika Orang Jahat Mengejek Kita, Berarti Kita Berada di Jalan yang Benar!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: