Begini Kondisi 16 Jenazah Lansia Korban Kebakaran Panti Jompo Manado
Kondisi jenazah korban kebakaran panti Jompo Manado--Polda sulut
MANADO, RADARPENA.CO.ID - Tabir duka menyelimuti Kota Manado, Sulawesi Utara, usai kebakaran hebat melanda Panti Jompo Werdha Damai di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua. Dari tragedi tersebut, 16 orang lanjut usia kehilangan nyawa dalam kondisi mengenaskan.
Hasil identifikasi awal kepolisian mengungkapkan fakta memilukan. Sebanyak 15 jenazah lansia ditemukan hangus terbakar, sementara satu korban lainnya masih dalam kondisi relatif utuh.
Informasi ini disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Sulut, Kombes Pol AP Hasibuan, setelah tim Disaster Victim Identification (DVI) menyelesaikan pemeriksaan awal terhadap para korban.
“Total korban meninggal dunia ada 16 orang. Lima belas korban dalam kondisi hangus terbakar, satu korban ditemukan masih utuh,” kata Hasibuan dalam konferensi pers, Senin (28/12/2025).
BACA JUGA:Kebakaran Panti Werdha Damai Masih Berlangsung, Polda Sulut Identifikasi 16 Korban Tewas
Identifikasi Masih Berlangsung
Seluruh jenazah korban kini berada di RS Bhayangkara Manado untuk menjalani proses antemortem dan post mortem. Kepolisian mengimbau keluarga korban segera mendatangi Posko Ante Mortem guna membantu proses pencocokan identitas.
“Kami meminta keluarga datang ke RS Bhayangkara untuk pengambilan data antemortem, termasuk sampel DNA,” ujar Hasibuan.
Namun, keterbatasan fasilitas forensik di Manado membuat sampel DNA korban harus dikirim ke Pusdokkes Polri di Jakarta agar proses identifikasi bisa dilakukan secara optimal.
“Kami upayakan sampel segera diberangkatkan ke Jakarta agar identitas korban bisa segera dipastikan,” tambahnya.
Korban Selamat Dirawat di Tiga Rumah Sakit
Di tengah duka, terdapat pula kabar tentang korban yang berhasil diselamatkan. Sebanyak 15 lansia selamat dari peristiwa tersebut dan saat ini masih menjalani perawatan medis.
BACA JUGA:KSPI Buka Dialog soal UMP Jakarta 2026, Tapi Aksi Buruh Tetap Menggelora Akhir Desember
Sebanyak 11 orang dirawat di RSUD Kota Manado, tiga di RS Advent Awaloey, dan satu korban lainnya di RSUP Prof Kandou. Pemerintah Kota Manado memastikan pendampingan bagi seluruh korban.
“Ada inisiatif dari Pemkot Manado untuk membantu penanganan korban, baik yang meninggal dunia maupun yang selamat,” ungkap Hasibuan.
Api Berkobar Lebih dari Satu Jam
Kebakaran terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 20.31 WITA. Api dengan cepat melahap bangunan panti yang dihuni para lansia, sebagian besar memiliki keterbatasan fisik sehingga sulit menyelamatkan diri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: