Kasus Fatiyah Palembang: Siswi SDN 150 Sungai Tenang Luka di Mata, Pemkot Selidiki Dugaan Kekerasan
kondisi mata Fatiyah--
PALEMBANG, RADARPENA.CO.ID - Warga Palembang digemparkan oleh kasus dugaan kekerasan terhadap seorang siswi sekolah dasar bernama Fatiyah, yang mengalami luka dan lebam di area matanya.
Kasus ini viral di media sosial dan kini tengah diselidiki oleh pihak Pemerintah Kota Palembang bersama Dinas Pendidikan setempat.
Video Fatiyah Viral di Media Sosial
Kasus ini mulai ramai diperbincangkan setelah sebuah video yang memperlihatkan kondisi Fatiyah diunggah ke platform X (Twitter) oleh akun @neVerAl0nely__, pada Selasa (4/11/2025). Dalam video tersebut, terlihat kedua mata Fatiyah tampak merah dan bengkak.
BACA JUGA:Konsisten Akselerasi UMKM Naik Kelas Dorong Segmen SME BSI Naik 12,20%
Peristiwa bermula pada 27 Oktober 2025, ketika Erna, ibu Fatiyah, menjemput putrinya dari SDN 150 Sungai Tenang, Kecamatan Gandus, Palembang. Ia terkejut melihat kondisi sang anak yang tidak seperti biasanya, dengan luka di sekitar mata.
“Saya langsung tanya ke gurunya, tapi jawabannya tidak jelas. Ada yang bilang bukan dia, ada yang bilang tidak tahu, bahkan ada yang menyebut karena efek main HP,” ujar Erna dalam unggahan yang beredar di media sosial.
Pembuluh Darah Pecah di Sekitar Mata
Tak puas dengan jawaban pihak sekolah, Erna kemudian membawa Fatiyah ke RS Bunda Palembang pada 28 Oktober 2025 untuk menjalani pemeriksaan.
Hasil diagnosis menunjukkan adanya pembuluh darah pecah di area sekitar mata, yang diduga akibat benturan benda tumpul.
BACA JUGA:Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Bone Bolango Gorontalo
Meski sudah mendapatkan perawatan medis, hingga 2 November 2025, kondisi mata Fatiyah belum pulih sepenuhnya. Ia masih kerap mengeluh sakit, terutama saat malam hari, hingga sulit tidur dan mengalami trauma setiap kali ditanya tentang kejadian tersebut.
Bantahan Pihak Sekolah
Menanggapi viralnya kasus ini, pihak sekolah memberikan klarifikasi. Seorang guru di SDN 150 Sungai Tenang menegaskan bahwa selama kegiatan belajar mengajar, tidak ada insiden kekerasan yang terjadi.
“Kami mengajar seperti biasa dari pagi sampai pulang. Tidak ada kejadian apa pun di kelas,” ujar seorang guru yang dikutip dari akun Instagram @palembang_istimewa, Senin (3/11/2025).
Guru tersebut juga menjelaskan bahwa posisi duduk Fatiyah berada di bagian depan, tepat di dekat meja guru, sehingga kecil kemungkinan ada insiden tanpa sepengetahuan pihak sekolah.
BACA JUGA:BNN Putuskan Onadio Leonardo Jalani Rehabilitasi, Istri Dipulangkan
Pemerintah Kota Palembang Turun Tangan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: