Pemerintah Gelontorkan Rp1,4 Triliun untuk 80 Ribu Kuota Magang Nasional Gelombang Kedua

Pemerintah Gelontorkan Rp1,4 Triliun untuk 80 Ribu Kuota Magang Nasional Gelombang Kedua

Pemerintah gelontorkan dana tambahan untuk gelombang kedua kuota magang nasional 2025-Anisha Aprilia-Disway Grup

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Pemerintah Indonesia resmi mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,4 triliun untuk mendukung pelaksanaan program Magang Nasional Gelombang Kedua, yang bertujuan membuka peluang kerja dan memberikan pengalaman kerja kepada para lulusan baru.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa anggaran tersebut dialokasikan guna menambah kuota peserta magang nasional menjadi total 100.000 orang untuk gelombang pertama dan kedua.

“Itu kurang lebih sekitar 1,4 triliun,” ujar Prasetyo usai pengumuman stimulus ekonomi di Jakarta, Jumat (17/10/2025).

Solusi Pengangguran Lulusan Baru

Politikus Partai Gerindra ini menyebut hal itu menjadi upaya pemerintah untuk menciptakan lapangan peerjaan. 

"Membuka kesempatan kepada adik-adik, kalau selama ini untuk melamar pekerjaan kan biasanya dipersyaratkan harus memiliki pengalaman ini kan menyulitkan, kalau kita tidak memiliki terobosan maka generasi selanjutnya akan sulit mencari pekerjaan," imbuhnya. 

Program ini dirancang untuk memberi kesempatan kepada para lulusan baru agar bisa memperoleh pengalaman kerja yang relevan.

BACA JUGA:BGN Hentikan Operasi Dua Dapur MBG di Cisarua Bandung Barat Pasca Insiden Keracunan Massal

BACA JUGA:Inilah Sosok Timothy Anugrah, Mahasiswa Universitas Udayana yang Dibully hingga Akhiri Hidup Lompat Lantai 2

Diharapkan, peserta yang menunjukkan performa baik bisa langsung direkrut oleh perusahaan tempat mereka magang.

"Maka kita cari idenya adalah dengan program magang supaya sudah memiliki pengalaman. Kalau kemudian pekerjaan bagus mungkin bisa langsung dipekerjakan di perusahaan tersebut," paparnya. 

Kuota Peserta Magang Ditingkatkan Jadi 80.000

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan 80.000 peserta magang pada gelombang kedua, yang akan dibuka mulai bulan depan.

"Kemudian bulan depan akan dibuka kembali dan ditingkatkan menjadi 80.000 peserta magang," kata Airlangga di Jakarta, Jumat, 17 Oktober 2025. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait