KKB Papua Yonial Kobogah Tembak Mati Warga Sugapa

KKB Papua Yonial Kobogah Tembak Mati Warga Sugapa

Korban penembakan KKB Papua-Satgas Damai Cartenz-Antara

MANOKWARI, RADARPENA.CO.ID — Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz terus memburu pelaku penembakan warga sipil yang terjadi di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua Tengah, pada Jumat (25/7) siang.

Korban bernama Joni Hendra tewas usai ditembak dari jarak dekat saat sedang berdagang di kiosnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengungkapkan bahwa pelaku penembakan diduga adalah Yonial Kobogah, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Apen Kobogau.

BACA JUGA:Anggota KKB Papua Roberth Wenda Ditangkap di Wouma, Ini Daftar Kejahatannya

"Satgas sudah bergerak cepat memburu pelaku dan tidak akan memberi ruang bagi siapa pun yang mengancam keamanan warga Papua," tegas Faizal dalam keterangan resmi di Manokwari.

Insiden terjadi sekitar pukul 13.40 WIT, ketika pelaku menembakkan senjata api laras pendek dari jarak sekitar 7 meter ke arah korban yang sedang melayani pembeli pinang.

Usai menembak, pelaku melarikan diri ke arah perbukitan di atas Kampung Wandoga.

Korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Bilorai pukul 13.45 WIT, namun nyawanya tak tertolong akibat luka tembak serius.

Satgas Damai Cartenz langsung mengamankan lokasi dan memulai operasi pengejaran secara terkoordinasi untuk menangkap pelaku. Faizal menegaskan bahwa penegakan hukum akan dilakukan tegas demi menjaga stabilitas keamanan di Intan Jaya.

BACA JUGA:Tok! Hasto Kristiyanto Divonis 3,5 Tahun Penjara

Aksi Penembakan Bandara

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, menyatakan pelaku juga diduga terlibat dalam penembakan di Bandara Bilorai Sugapa beberapa hari sebelumnya.

Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mengungkap keterlibatan jaringan kelompok tersebut.

Kasatgas Humas Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi aksi teror. Ia juga meminta warga proaktif memberikan informasi kepada aparat terkait keberadaan pelaku.

"Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami mohon dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan bersama," ujar Yusuf.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait