Tolak Uang Damai Dikembalikan, Guru Madin di Demak Pilih Memaafkan Wali Murid dengan Tulus

Tolak Uang Damai Dikembalikan, Guru Madin di Demak Pilih Memaafkan Wali Murid dengan Tulus

Siti Mualimah minta maaf kepada Kyai Ahmad Zuhdi guru madin Demak yang dipaksa membayar yang denda Rp25 juta.--Foto: Demak Bicara

Pertemuan tersebut diwarnai suasana penuh kekeluargaan, dan kedua belah pihak saling mengikhlaskan. 

Choirin berharap agar ke depan, tidak ada lagi kasus seperti ini dan semua pihak dapat lebih mengedepankan musyawarah dan saling pengertian.

"Semoga ke depan tidak ada lagi konflik seperti ini antara guru, murid, atau wali murid. Ini menjadi pelajaran penting untuk semua pihak," kata Choirin.

BACA JUGA:

Guru dengan Penghasilan Minim dan Hati Lapang

Kisah ini juga mengungkap kondisi kehidupan Pak Zuhdi yang sangat sederhana. Diketahui, ia hanya menerima honor Rp 450 ribu setiap empat bulan. 

Demi menyelesaikan konflik sebelumnya, Pak Zuhdi sempat berencana menjual sepeda motornya. Bahkan, uang yang diberikan kepada wali murid sebelumnya merupakan hasil patungan dari sesama guru di tempatnya mengajar.

Keputusan untuk memaafkan dan menolak uang damai menjadi gambaran nyata bahwa integritas dan keikhlasan seorang pendidik tidak bisa dinilai dengan materi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: