Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Mentah Tembus Rp285 Triliun! Riza Chalid Kabur
Riza Chalid ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengelolaan minyak mentah--ist
AE – Mantan VP Supply & Distribusi Pertamina (2011–2015)
AB – Eks Direktur Pemasaran & Niaga Pertamina (2014)
TN – VP Intermediate Supply Pertamina (2017–2018)
DS – VP Product Trading ISC Pertamina (2019–2020)
AS – Direktur Gas, Petrokimia & Bisnis Baru, Pertamina Int’l Shipping
HW – Mantan SVP Integrated Supply Chain Pertamina (2018–2020)
MH – Business Development Manager PT Trafigura (2019–2021)
IP – Business Development Manager PT Mahameru Kencana Abadi
BACA JUGA:Heboh Video! Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Tidur Saat Rapat dengan DPR
Total Kerugian Negara: Salah Satu yang Terbesar di Sejarah RI
Kejagung menyatakan bahwa total kerugian ini meliputi:
- Kerugian ekspor minyak domestik: ±Rp35 triliun
- Kerugian impor minyak mentah via broker: ±Rp2,7 triliun
- Kerugian impor BBM via broker: ±Rp9 triliun
- Kompensasi 2023: ±Rp126 triliun
- Subsidi 2023: ±Rp21 triliun
- Total akumulatif: Lebih dari Rp285 triliun!
Kejagung menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini hingga ke akar. Koordinasi lintas negara dan kerja sama internasional akan dilakukan demi mengejar para tersangka yang tidak kooperatif.
Kasus megakorupsi ini jadi pengingat keras bahwa tata kelola energi nasional tak boleh lagi dibiarkan longgar. Negara harus hadir, tegas, dan berani menindak siapa pun yang bermain dalam sektor strategis rakyat ini.(fajar)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: