Batal Pensiun Dini, Letjen TNI Novi Helmy Resmi Pilih Kembali ke TNI Usai Mundur dari Dirut Bulog
Dirut Bulog Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya--Antara
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Letjen TNI Novi Helmy Prasetya resmi kembali berdinas aktif di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah mengakhiri masa tugasnya sebagai Direktur Utama Perum Bulog.
Keputusan ini menandai batalnya rencana pensiun dini sang jenderal dan menjadi sorotan publik karena menyangkut ketentuan Undang-Undang TNI terbaru.
Kepastian kembalinya Letjen Novi Helmy ke institusi militer disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi.
Ia menjelaskan bahwa keputusan ini diambil atas dasar kepatuhan terhadap Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI, serta kebutuhan organisasi dan pembinaan personel di tubuh TNI.
BACA JUGA:Viral! Sopir Transjakarta Duel dengan Pengemudi Ojol di Jalan S. Parman
“Letjen Novi Helmy telah memilih untuk tetap berdinas menjadi prajurit TNI. Ini bentuk ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan dan dedikasi terhadap institusi TNI,” tegas Kristomei.
Letjen Novi Helmy sebelumnya diangkat sebagai Dirut Perum Bulog berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-30/MBU/02/2025, tertanggal 7 Februari 2025.
Saat itu, Novi yang berpangkat Mayor Jenderal tengah menjabat sebagai Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI dan baru saja dipromosikan sebagai Komandan Jenderal Akademi TNI.
Namun, hanya berselang lima bulan, penugasannya di Bulog berakhir. Panglima TNI mengirim surat resmi kepada Menteri BUMN pada 5 Juni 2025, memohon penarikan Letjen Novi Helmy dari penugasan sipil tersebut. Permintaan itu kemudian disetujui oleh Kementerian BUMN lewat surat resmi bertanggal 30 Juni 2025.
Alasan Mundur
Poin penting yang mendasari pengembalian Letjen Novi Helmy ke TNI adalah Pasal 47 Undang-Undang TNI hasil revisi tahun 2025, yang mewajibkan setiap prajurit aktif untuk mengundurkan diri atau pensiun dini bila ditugaskan di luar 14 instansi yang diatur dalam undang-undang.
Dalam proses tersebut, Letjen Novi Helmy memilih untuk tidak melanjutkan rencana pensiun dini dan tetap aktif berdinas di TNI.
Keputusan tersebut disambut baik institusi militer, terutama karena kebutuhan personel dan dedikasi beliau terhadap TNI.
Perum Bulog menyampaikan penghargaan tinggi kepada Letjen TNI Novi Helmy atas kontribusinya selama memimpin lembaga pangan strategis tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: