3 Pelaku Penembakan WNA Australia di Bali Ditangkap, 1 Diamankan di Jakarta
Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya mengungkapkan pihaknya telah menangkap 3 WNA Australia pelaku penembakan-rafi adhi-radarpena.co.id Disway group
BALI, RADARPENA.CO.ID – Kepolisian Daerah Bali berhasil mengungkap kasus penembakan brutal terhadap dua warga negara Australia (WNA) yang terjadi di sebuah vila kawasan Badung, Bali.
Dalam waktu 2 x 24 jam, tiga pelaku berhasil diringkus, salah satunya saat hendak kabur ke luar negeri melalui Jakarta.
Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya, mengungkapkan bahwa ketiga pelaku yang diamankan berinisial JDF, PMT, dan MC. Menariknya, ketiganya juga diketahui merupakan warga negara Australia.
BACA JUGA:2 WNA Australia Jadi Korban Penembakan Brutal di Vila Mewah Bali, Satu Tewas
“Pelaku JDF ditangkap di Jakarta saat hendak melarikan diri ke luar negeri. Sementara dua lainnya, PMT dan MC, ditangkap di luar negeri dan langsung diterbangkan ke Bali untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas Irjen Daniel kepada awak media, Rabu (18/6/2025).
Kronologi Penembakan di Villa Mewah Badung
Penembakan tragis ini terjadi pada Sabtu dini hari, 14 Juni 2025, sekitar pukul 00.15 WITA di Villa Casa Santisya, Jalan Pantai Munggu, Seseh, Mengwi, Kabupaten Badung.
Korban bernama ZR (32) tewas di tempat setelah mengalami luka tembak di bagian kaki sebanyak tiga kali dan satu tembakan di dada.
Korban lainnya, SG (35), mengalami luka serius dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, membenarkan kejadian ini dan menyebut bahwa pelaku sempat kabur menggunakan dua sepeda motor yang diparkir di area vila.
BACA JUGA:Hore! Pramono Anung Beri Diskon Pajak 50 Persen untuk Industri Hotel di DKI, Ada Pemutihan PKB Juga
Barang Bukti dan Jejak Pelaku
Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, seperti satu unit mobil Toyota Fortuner, Suzuki XL7, sepeda motor, beberapa peluru, serta rekaman CCTV yang merekam aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi kejadian.
Menurut keterangan saksi dan rekaman CCTV, pelaku diketahui berbicara menggunakan bahasa Inggris dengan logat Australia.
Salah satu pelaku sempat terdengar berkata, “I can’t start my bike”, yang menguatkan dugaan bahwa mereka adalah sesama WNA.
BACA JUGA:Kronologi Dugaan Pengeroyokan dan Pencabulan terhadap Adik Habib Bahar, 2 Pelaku Ditangkap
Motif Penembakan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: