Gaji Hakim Naik 280%! Prabowo Bakal Potong Anggaran TNI-Polri
Presiden Prabowo akan menaikan gaji hakim 280 persen-anisha-dok setpres
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto, membuat langkah mengejutkan namun strategis dalam upaya memperkuat sistem hukum Indonesia.
Dalam acara pengukuhan hakim agung di Mahkamah Agung, Prabowo mengumumkan kenaikan gaji hakim hingga 280 persen dan menyatakan siap memangkas anggaran TNI-Polri untuk merealisasikannya.
“Kalau perlu, anggaran TNI dan Polri saya kurangi,” tegas Prabowo di hadapan Panglima TNI dan Kapolri yang turut hadir dalam acara tersebut.
BACA JUGA:Kontak Tembak dengan Satgas Damai Cartenz, KKB Papua Pionus Gwijangge Keponakan Egianus Kogoya Tewas
Langkah ini diambil sebagai respons atas temuan mengejutkan: gaji hakim tak mengalami kenaikan selama 18 tahun terakhir.
Alasan Kenaikan Gaji Hakim
Menurut Prabowo, keadilan yang kuat dimulai dari hakim yang sejahtera dan tak bisa digoyahkan. Ia menyayangkan bila kerja keras polisi dan tentara dalam memberantas korupsi tidak dibarengi dengan vonis tegas dari pengadilan.
“Percuma kita punya polisi hebat, tentara hebat. Tapi si koruptor, si maling, si bajingan itu lolos di pengadilan,” sindir Prabowo.
Presiden menyebut bahwa para hakim selama ini menangani perkara besar dengan kerugian negara mencapai triliunan rupiah, namun tetap digaji rendah tanpa ada kenaikan berarti selama hampir dua dekade.
BACA JUGA:Sedikit yang Tahu Zalva Rexona Viral Lagi, Adegan Baru di Kamar Mewah
Naik hingga 280 Persen, Fokus pada Hakim Golongan Bawah
Prabowo mengumumkan bahwa kenaikan gaji hakim akan bervariasi berdasarkan golongan, dengan kenaikan tertinggi sebesar 280 persen diberikan kepada hakim golongan junior.
“Golongan yang naik tertinggi adalah golongan junior, paling bawah. Tapi semua hakim akan naik secara signifikan,” jelasnya.
Prabowo menegaskan bahwa ia akan memantau langsung implementasi kebijakan ini, sekaligus meminta pegawai di sektor lain untuk bersabar.
Sri Mulyani Diminta Revisi Anggaran
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani sempat mengajukan usulan kenaikan gaji hakim, namun Prabowo menilai nilainya terlalu kecil.
“(Sri Mulyani) datang ke saya, segini pak (kenaikannya). Saya bilang: kurang!” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: