Rekaman Video 2 Pemuda Dikeroyok Secara Brutal di Warung Sembako Madiun

Rekaman Video 2 Pemuda Dikeroyok Secara Brutal di Warung Sembako Madiun

Tangkapan layar 2 pemuda dikeroyok di Madiun--

MADIUN, RADARPENA.CO.ID – Sebuah insiden penyerangan brutal terjadi di sebuah warung sembako di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, pada Senin dini hari, 12 Mei 2025. 

Dua pemuda menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal sekitar pukul 01.00 WIB.

Peristiwa ini bermula saat kedua korban datang ke warung untuk membeli bensin. Tak lama setelah mereka tiba, sejumlah belasan pemuda mendekati lokasi.

Mereka kemudian menyerang kedua korban secara tiba-tiba setelah sempat berbalik arah.

Rekaman CCTV yang berhasil diperoleh menunjukkan momen mencekam saat para pelaku menyerang korban dengan senjata tajam dan benda-benda tumpul yang ditemukan di sekitar warung, seperti galon air dan papan kayu. 

BACA JUGA:Dedi Mulyadi Sebut Kasus Pinjol di Jawa Barat Tertinggi Se-Indonesia

Dalam video tersebut, terlihat para pelaku menghantam tubuh korban secara brutal dan tidak memberikan kesempatan bagi mereka untuk melarikan diri.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Radarpena (@radarpena.co.id)

Aini, penjaga warung, mengungkapkan bahwa dia terkejut saat kejadian berlangsung.

"Saya kaget sekali. Baru masuk untuk ambil uang kembalian, tahu-tahu sudah ramai di luar," ujarnya pada Selasa (13/5). Ia memastikan tidak ada keributan sebelumnya dan mengaku tidak mengenal para pelaku.

Korban yang terdesak tidak mampu melawan serangan dari jumlah pelaku yang lebih banyak. Aksi kekerasan tersebut baru berhenti setelah warga sekitar menyadari keributan dan segera mendatangi lokasi, membuat para pelaku akhirnya melarikan diri.

5 Orang Ditangkap

Pihak kepolisian dari Polres Madiun langsung bergerak cepat menyelidiki kasus pengeroyokan ini. Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Agus Andi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan 5 orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

“Semua yang kami amankan masih di bawah umur,” ujar AKP Agus saat dihubungi pada Rabu (14/5/2025).

BACA JUGA:Imbas Makanan Berancun Program MBG, Ini Sanksi Diterima SPPG Bosowa Bina Insani

Meski telah mengamankan beberapa terduga pelaku, AKP Agus menegaskan bahwa mereka masih berstatus sebagai saksi dan belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai motif penyerangan tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: