Dua Kelompok Bentrok Bawa Senjata Api di Kemang Gegara Perebutan Lahan, 9 Orang Jadi Tersangka
Pelaku bentrok di Kemang, Jaksel-tangkapan layar-
"Kuasa hukum PT. Group Lippo yang berjumlah sekitar 20 orang ingin memasuki sebidang tanah tersebut namun dihalangi oleh sekelompok orang dengan cara melempari kearah luar lahan sehingga terjadi saling lempar batu," demikian laporan tersebut menyebutkan.
Menurut keterangan dari kuasa hukum, PT. Group Lippo telah melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penyerobotan tanah, dan pihak Polda melalui Unit Harda telah memanggil pihak yang mengaku sebagai ahli waris.
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Jabodetabek 2 Mei 2025, Waspada Potensi Hujan Ringan di Wilayah Ini
Situasi di lokasi dilaporkan masih memanas dengan kehadiran massa dari kedua kubu.
"Sampai saat ini masih ada konsentrasi massa dari kedua belah pihak dari kelompok suku tertentu," tutupnya.
Sebumnya, sebuah video yang memperlihatkan sejumlah pria membawa senapan laras panjang terlibat bentrokan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, viral di media sosial.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 30 April 2025, sekitar pukul 09.00 WIB.
Kapolsek Mampang Prapatan, Kompol Wahid Key, membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyebut dugaan awal bentrokan dipicu oleh persoalan sengketa lahan.
“Yak itu mungkin terkaitan sengketa lahan dan sebagainya,” ujar Kompol Wahid saat dikonfirmasi, Rabu 30 April 2025
Meski sempat memicu kepanikan warga, Kompol Wahid memastikan situasi saat ini telah kondusif. Polisi juga telah mengamankan beberapa orang yang terlibat dalam insiden tersebut untuk dimintai keterangan.
"Sekarang kami minta keterangan para pihak yang terlibat. Hasil menyusul," katanya.
Wahid menyebut lebih dari sepuluh orang telah dimintai keterangan dan jumlah tersebut kemungkinan akan bertambah.
"Banyak dan akan bertambah," ujarnya singkat.
Sementara itu, saksi mata menyebut bentrok tersebut antara kelompok karena perebutan lahan dari dua kelompok.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: