Waspada! Modus Baru Penipuan Jual Beli Mobil di Jakarta: Pria Inisial RES Ditangkap Polisi

Waspada! Modus Baru Penipuan Jual Beli Mobil di Jakarta: Pria Inisial RES Ditangkap Polisi

Ilustrasi pembelian mobil bekas --Pinterest

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Seorang pria berinisial RES ditangkap oleh Polres Metro Jakarta Selatan setelah diduga melakukan penipuan jual beli mobil yang viral di media sosial.

Modus operandi pelaku melibatkan penipuan digital melalui akun Instagram palsu dan komunikasi via WhatsApp. Kasus ini kini menjadi sorotan luas karena jumlah korban diperkirakan mencapai puluhan orang.

Kronologi Penipuan: Modus Jual Beli Mobil Mewah

Penipuan bermula pada Minggu, 29 Juli 2025, saat korban berinisial MP menjual mobil Mitsubishi Expander seharga Rp 169 juta kepada pelaku. Transaksi dilakukan di sebuah apartemen di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Korban kemudian tertarik membeli mobil BMW F30 dari akun Instagram bernama Daffano Saputra, yang ternyata digunakan pelaku sebagai umpan. Setelah komunikasi berlanjut lewat WhatsApp, korban diarahkan untuk mentransfer sejumlah uang karena pelaku mengaku telah menalangi sisa pembayaran mobil BMW.

BACA JUGA:Jadwal Siaran Langsung BRI Super League 2025-2026 Pekan 1: Persija Tantang Persita

BACA JUGA:PBSI Resmi Rombak 4 Ganda Putri Indonesia, Ini Alasannya

“Korban diarahkan transfer ke rekening atas nama Avina Isfiani dan Mira Puspita dengan total lebih dari Rp69 juta,” jelas Kompol Murodih, Kasi Humas Polres Metro Jaksel.

Pelaku Gunakan Foto Mobil dari Showroom Lain

Korban mulai curiga setelah melakukan pencarian gambar mobil BMW yang dikirim pelaku di Google Lens. Hasilnya mengarah ke showroom lain yang menyatakan bahwa mobil tersebut masih tersedia alias belum terjual.

Merasa tertipu, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Pelaku akhirnya ditangkap pada Sabtu, 26 Juli 2025, di kawasan Teluknaga, Tangerang, Banten.

Pelaku RES Diduga Tipu Banyak Korban, Ngaku Pebisnis dan Anggota Klub Moge

Di sejumlah wilayah seperti Yogyakarta, pelaku RES mengaku sebagai pemilik counter gadget ternama dan anggota klub motor gede (moge). Ini dilakukan untuk membangun citra kredibel di hadapan calon korbannya.

Kepolisian menduga bahwa korban penipuan RES tidak hanya satu atau dua, tetapi bisa mencapai puluhan orang di berbagai daerah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait