Gubernur Melki Laka Lena Terima dan Sambut Diskusi dengan Influencer dan Aktivis NTT

Gubernur Melki Laka Lena Terima dan Sambut Diskusi dengan Influencer dan Aktivis NTT

Gubernur NTT beserta Influencer dan aktivis NTT berpose bersama --

Radarpena.co.id, Jakarta - Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menerima kunjungan komunitas konten kreator, influencer dan aktivis NTT di ruang kerjanya, Rabu (30/4/2025).

 

Ketua Komunitas, Ebenhaezer Tung Sely, mengatakan, maksud dan tujuan kedatangan mereka yakni ingin berdiskusi bersama pemerintah, guna mendukung 10 program utama pemerintah provinsi NTT

"Kita ingin terlibat mendukung program pemerintah provinsi. Bisa memaksimalkan potensi milenial untuk mendorong pariwisata, dan lainnya," ujar Ebenhaezer.

BACA JUGA:Baru Jabat 4 Bulan Sebagai Pangkogabwilhan I, Anak Try Sutrisno Dimutasi, Buntut Desakan Gibran Dimakzulkan

Menyikapi hal itu, Gubernur NTT, Melki Laka Lena menyambut baik tujuan komunitas.

"Saya senang bila semua mau membantu dan mendukung program pemerintah. Karena jabatan saya ini adalah titipan selama lima tahun ke depan untuk urus banyak orang," tutur Melki.

BACA JUGA:Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi Ditunjuk Jadi Venue Kejuaraan Piala AFF U-23 2025

Melki Laka Lena menitipkan beberapa hal kepada komunitas.

  • Pertama, anggota komunitas bisa membantu dengan cara masing-masing agar jabatan yang sedang ia emban berguna bagi banyak orang.
  • Kedua, semua bisa memberikan dukungan dengan cara memberikan kritikan kepada pemerintah secara rasional dan proporsional.
  • Ketiga, agar gerakan komunitas lebih fleksibel, gubernur NTT tidak akan membebankan APBD NTT. Menurut Melki Laka Lena, agar semua konten kreator bisa fleksibel dan tidak kehilangan gaya konten yang sudah jadi ciri khas.
  • Keempat, Melki Laka Lena menyampaikan kepada komunitas bahwa ada dua hal di NTT yang sedang menjadi konsentrasi pemerintah, yakni menekan kekerasan perempuan dan anak, kemudian memberantas angka kemiskinan, dengan memperhatikan masyarakat yang benar-benar tergolong miskin, dan yang bermental miskin.

BACA JUGA:6 Tuntutan Buruh pada May Day 2025, Salah Satunya Minta Prabowo Hapus Outsourcing

Setelah memberikan pesan-pesan itu, Melki meminta agar para perwakilan komunitas yang hadir bisa memberikan saran bagi pemerintah.

Konten kreator TikTok, Shiwa Go Chanel, Shiwa Go memberikan masukan terhadap konsentrasi pemerintah tentang kekerasan pada perempuan dan anak.

"Persoalan ibu dan anak tidak hanya pada kekerasan, tetapi pada kesehatan juga. Seperti penyakit kanker yang susah diatasi," kata Shiwa.

Ia menitipkan harapan besar kepada pemerintah NTT, semoga provinsi NTT bisa menjadi gerbang menyambut Indonesia Emas di tahun 2045.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: