Berangkatkan 342 Petugas Haji, Pesan Kemenag: Jangan Flexing

Berangkatkan 342 Petugas Haji, Pesan Kemenag: Jangan Flexing

Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief saat melepas PPIH Arab Saudi -zahro-radarpena.co.id Disway group

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Kementerian Agama (Kemenag) memberangkatkan sebanyak 342 petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) Arah Saudi non-plotter hasil seleksi dan pelatihan.

Sebanyak 342 PPIH Arab Saudi tersebut berasal dari berbagai instansi, di antaranya, TNI, Polri, Kementerian Kesehatan, Kementerian-Kementerian Mitra, Kementerian Agama, utusan pondok pesantren, Perguruan Tinggi, Ormas Islam dan lain-lain.

Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Dirjen PHU Kemenag) Hilman Latief mengingatkan agar para PPIH menggunakan media sosial secara proporsional 

BACA JUGA:Ramalan Nostradamus dan Kematian Paus, Berkaitan?

"Penggunaan media sosial se-proporsional, sewajarnya. Tunjukkan kebaikan-kebaikan, bukan menunjukkan flexing karena bertugas bukan untuk itu," terang Hilman usai melepas keberangkatan petugas haji Jakarta Timur, 28 April 2025.

Ditegaskannya penggunaan media sosial ini jangan sampai meninggalkan kewajiban mereka dalam memberi layanan kepada para jemaah.

Tak hanya itu, petugas juga dilarang melepas seragamnya dan berlibur di tengah tugas.

BACA JUGA:Manusia hanya Gunakan 10% Kemampuan Otak, Sisanya?

"Mereka harus konsisten, tidak boleh meninggalkan tugas apalagi mengganti seragam."

Nanti apabila mereka ketahuan melakukan hal tersebut akan diberi sanksi tegas.

"Jalan-jalan ke kota lain, membuka seragam, itu terlarang dan akan kena sanksi berat, itu tidak bisa dilakukan oleh petugas," tandasnya.

Termasuk juga sistem dan peraturan yang harus ditepati.

"Dan kami sampaikan tadi bahwa mereka harus patuh pada sistem yang ada, kepada pimpinannya dan mudah-mudahan mereka bisa komitmen," pungkasnya.(zahro)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: