Geger! Video Kakek di Indramayu Diculik Wewe Gombel dan Dibuang di Empang

Geger! Video Kakek di Indramayu Diculik Wewe Gombel dan Dibuang di Empang

Geger! Video kakek-kakek diculik wewe gombel di Indramayu--twitter

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID — Warga Desa Lempuyang, Blok Gribig, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, digemparkan oleh peristiwa menghilangnya seorang kakek berinisial JN (65) pada Sabtu malam, 19 April 2025. 

Kejadian ini viral di media sosial usai beredar video berdurasi kurang dari satu menit yang memperlihatkan kondisi kakek tersebut setelah ditemukan.

Menurut keterangan yang beredar, JN diketahui tengah sakit dan dalam kondisi fisik lemah, bahkan kesulitan berjalan. Saat kejadian, ia sedang duduk di dalam rumah. 

BACA JUGA:10 Hotel Paling Romantis di Dunia, Nirjhara Bali Masuk Peringkat Kedua!

Namun dalam waktu kurang dari satu menit saat ditinggal oleh anaknya yang berinisial JBD, JN mendadak menghilang tanpa jejak.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Radarpena (@radarpena.co.id)

“Saat saya kembali ke ruangan, bapak sudah tidak ada. Padahal beliau bahkan susah untuk berdiri,” ujar JBD.

Kepanikan pun terjadi. JBD segera meminta bantuan warga sekitar. Informasi kehilangan disebarkan melalui pengeras suara mushola dan berbagai grup media sosial di desa.

Respon cepat datang dari warga. Dengan menabuh kentongan, masyarakat melakukan pencarian menyeluruh ke pelosok desa.

BACA JUGA:Dongeng jadi Kenyataan Kasir Swalayan Dinikahi Pangeran Kerajaan

Tak lama kemudian, JN ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah empang milik warga, dengan tangan dan kaki terikat. 

Penemuan ini menimbulkan spekulasi luas di tengah masyarakat, terlebih karena kondisi JN yang tidak memungkinkan untuk berjalan jauh sendiri.

JBD, yang juga mengunggah video sang ayah, menyampaikan dugaan bahwa peristiwa ini berkaitan dengan kejadian gaib.

Ia menyebut kemungkinan keterlibatan sosok mitos Wewe Gombel, yang dikenal dalam tradisi mistis Jawa sebagai makhluk gaib yang sering dikaitkan dengan penculikan.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai kebenaran dugaan tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: