Harga Pangan 20 April 2025: Cabai Rawit Merah Tembus Rp123 Ribu per Kilo, Konsumen Panik!

Harga Pangan 20 April 2025: Cabai Rawit Merah Tembus Rp123 Ribu per Kilo, Konsumen Panik!

Harga Cabai Turun di akhir April 2025 -Disway/Sabrina Hutajulu-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Harga cabai rawit merah kembali bikin konsumen garuk-garuk kepala.

Gimana tidak, harga rata-ratanya saat ini mencapai Rp77.190 per kilogram, jauh melampaui harga acuan penjualan (HAP) yang ditetapkan di kisaran Rp40.000–Rp57.000/kg.

Yang bikin lebih tercengang, di Kalimantan Barat, harga cabai rawit merah bahkan tembus sampai Rp123.333 per kilogram! 

Kalau kamu merasa masakan akhir-akhir ini makin hambar karena ngirit cabai, kamu nggak sendiri!

Menurut data dari Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Minggu, 20 April 2025 pukul 08.02 WIB, tren kenaikan harga cabai ini bukan sekadar fluktuasi biasa.

Beberapa penyebab yang paling sering disebut adalah:

  • Cuaca ekstrem yang mengganggu panen cabai di beberapa wilayah.

  • Distribusi terhambat akibat kondisi jalan rusak atau biaya logistik yang naik.

  • Permintaan tinggi menjelang bulan puasa dan lebaran.

BACA JUGA:Garuda Academy Resmi Dibuka! Kesempatan Emas Bangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia Jangka Panjang

BACA JUGA:Spesial Akhir Pekan! Promo Indomaret Minggu, 20 April 2025: Minyak Goreng hingga Produk Dapur Mulai Rp5.000!

Kombinasi tiga hal ini bikin harga cabai rawit merah seolah kehilangan rem.

Bukan Cuma Cabai Rawit, Cabai Lain Juga Ikut Naik

Ternyata, bukan cuma cabai rawit merah yang harganya melonjak. Harga cabai lain pun ikut-ikutan naik:

  • Cabai merah keriting: rata-rata Rp55.280/kg, juga melampaui HAP tertinggi di angka Rp55.000/kg.

  • Cabai merah besar: relatif lebih “normal” di Rp46.932/kg, masih dalam rentang HAP.

Meski begitu, tetap saja, buat yang biasa belanja di pasar, semua cabai terasa mahal sekarang.

Gimana dengan Harga Beras?

Setelah cabai, mari intip kabar dari komoditas utama rumah tangga: beras. Kabar baiknya, harganya memang tinggi, tapi masih stabil.

  • Beras premium: Rp15.381/kg

  • Beras medium: Rp13.456/kg

  • Beras SPHP (Bulog): Rp12.638/kg

Harga tersebut memang di atas rata-rata tahun lalu, tapi tidak terlalu meledak seperti cabai.

Bagaimana Harga Daging dan Telur?

Kabar cukup menggembirakan datang dari komoditas protein hewani. Beberapa di antaranya bahkan lebih murah dari HAP:

  • Daging sapi murni: Rp134.056/kg (HAP: Rp140.000/kg)

  • Daging ayam ras: Rp33.729/kg (HAP: Rp40.000/kg)

  • Telur ayam ras: Rp28.869/kg (HAP: Rp30.000/kg)

Sementara itu:

  • Daging kerbau lokal segar: Rp135.000/kg

  • Daging kerbau impor beku: Rp101.923/kg

Jadi, buat kamu yang doyan protein, masih bisa bernapas lega!

Harga Ikan Masih Cukup Stabil

Untuk kamu penggemar ikan laut, ini dia harga rata-rata terbaru:

  • Ikan kembung: Rp40.494/kg

  • Ikan tongkol: Rp33.032/kg

  • Ikan bandeng: Rp33.439/kg

Ikan memang masih jadi alternatif protein murah dan bergizi. Apalagi buat daerah pesisir, stoknya relatif aman.

Bagaimana dengan Minyak Goreng?

Sayangnya, harga Minyakita masih “bandel”. Padahal HET (harga eceran tertinggi) ditetapkan di Rp15.700 per liter, tapi harga rata-rata di pasar sekarang Rp17.360 per liter.

Sementara itu:

  • Minyak goreng kemasan biasa: Rp20.034/liter

  • Minyak goreng curah: Rp17.523/liter

Ini menjadi perhatian pemerintah karena minyak goreng adalah kebutuhan pokok rumah tangga yang sangat esensial.

Bawang, Gula, Garam, dan Tepung: Ada yang Stabil, Ada yang Naik

  • Bawang merah: Rp42.550/kg

  • Bawang putih bonggol: Rp44.059/kg

  • Gula konsumsi: Rp18.500/kg

  • Garam konsumsi: Rp11.693/kg

  • Tepung terigu kemasan: Rp12.536/kg

  • Tepung terigu curah: Rp9.724/kg

Secara umum, harga komoditas dapur masih dalam batas wajar, meskipun tetap perlu diwaspadai potensi kenaikan.

Pakan Ternak dan Kedelai Juga Terpantau Naik

Kondisi juga berpengaruh pada komoditas pakan dan bahan baku industri pangan, seperti:

  • Jagung pakan (tingkat peternak): Rp5.631/kg

  • Kedelai biji kering impor: Rp10.698/kg

Kenaikan harga jagung dan kedelai bisa berdampak ke sektor hilir seperti tahu, tempe, dan pakan ternak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: