Geger Video Pesta Narkoba di Rutan Pekanbaru: Kepala Rutan Dicopot

Geger Video Pesta Narkoba di Rutan Pekanbaru: Kepala Rutan Dicopot

Tahanan di rutan Pekanbaru dugem-tangkapan layar-

PEKANBARU, RADARPENA.CO.ID – Sebuah video viral berdurasi pendek yang memperlihatkan sejumlah narapidana berpesta narkoba di dalam Rutan Kelas I Pekanbaru memicu respons keras dari pihak berwenang.

Dalam video tersebut, tampak beberapa tahanan berjoget, menghisap sabu, melakukan panggilan telepon, bahkan dikelilingi botol minuman keras—semua terjadi di dalam sel tahanan.

Merespons kejadian yang mencoreng dunia pemasyarakatan ini, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Riau, Maizar, langsung mengambil tindakan tegas. Ia menonaktifkan Kepala Rutan Pekanbaru, Bastian Manalu, serta mencopot Kepala Pengamanan Rutan (KPR), Arie Jelfri, dari jabatannya.

Sebagai pengganti sementara, Nimrot Sihotang, yang sebelumnya menjabat Kabid Pengamanan Kanwil Ditjenpas Riau, ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rutan Pekanbaru.

BACA JUGA:Viral! Napi Asyik Dugem di Rutan Pekanbaru, Polisi Langsung Razia Serentak

“Saya sudah menarik Kepala Rutan dan Kepala Pengamanan Rutan untuk diperiksa,” ujar Maizar pada Rabu (16/4).

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Radarpena (@radarpena.co.id)

Fokus Pemeriksaan Internal, Razia Gabungan Digelar

Penonaktifan tersebut dilakukan agar keduanya dapat fokus menjalani pemeriksaan mendalam yang kini sedang berlangsung.

Maizar juga langsung memerintahkan razia besar-besaran di seluruh Lapas dan Rutan di wilayah Riau, bekerja sama dengan TNI dan Kepolisian.

“Saya perintahkan seluruh Kalapas dan Karutan untuk segera koordinasi dengan aparat TNI dan Polri demi razia gabungan di lapas masing-masing,” tegasnya.

Langkah ini diambil sebagai bentuk pencegahan agar insiden serupa tidak kembali terjadi dan sistem pengawasan di lembaga pemasyarakatan dapat diperketat.

Sudah 14 Orang Diperiksa

Hingga saat ini, 14 orang telah dimintai keterangan terkait video yang viral tersebut.

Mereka terdiri dari tahanan yang tampil dalam video dan petugas yang berjaga saat kejadian berlangsung.

BACA JUGA:Pria Idaman Wulan Guritno, Ariel NOAH Tambatan Terakhir?

Bahkan, tim dari Ditjenpas Jakarta dan kepolisian turut dilibatkan untuk mengusut tuntas kasus ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: