Ajudan Kapolri Ancam Tempeleng Wartawan, Ini Penjelasan Polri

Ajudan Kapolri Ancam Tempeleng Wartawan, Ini Penjelasan Polri

Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo-ilustrasi-Berbagai sumber

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Ajudan Kapolri Jenderal Listyo Sigit bertindak arogan dan akan menempeleng jurnalis.

Menanggapi hal tersebut Karopenmas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengaku menyesal.

Dikatakannya peristiwa tersebut terjadi di Semarang, Jawa Tengah.

Menurut Trunoyudo, situasi lapangan saat itu memang cukup padat, namun aparat tetap wajib menjalankan tugas sesuai prosedur.

BACA JUGA:Dinilai Seperti Goliat, Presiden Amerika Donald Trump Bakal Dimakzulkan

"Kami sangat menyesalkan jika memang insiden tersebut benar terjadi, dimana yang seharusnya bisa dihindari. Memang situasi di lapangan cukup ramai, namun seharusnya ada SOP yang mestinya bisa dijalankan tanpa tindakan secara fisik maupun verbal," kata Trunoyudo kepada wartawan, Minggu, 6 April 2025.

Guna menindaklanjuti kejadian tersebut, jenderal bintang satu itu mengatakan pihaknya akan menyelidikinya.

Ia menjelaskan apabila ditemukan adanya pelanggaran, tentu kami tidak akan segan untuk menjatuhkan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Polri akan menyelidiki insiden tersebut, dan apabila ditemukan adanya pelanggaran, tentu kami tidak akan segan untuk menjatuhkan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Saat ini kami sedang menanyakan kepada tim yang saat itu ada di lokasi," imbuhnya.

BACA JUGA:Rekaman Suara Lisa Mariana Minta Uang Rp2,5 Miliar ke Ridwan Kamil, Kuasa Hukum: Biar Seru

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menegaskan bahwa pers merupakan mitra Polri yang harus saling bekerja sama.

"Kami berharap insiden ini tidak terulang dan kemitraan kami dengan pers akan terus kami jaga dan diperbaiki agar bisa lebih baik lagi dalam melayani masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, ajudan Kapolri diduga melakukan kekerasan terhadap pewarta foto berinisial MZ di Kota Semarang. 

Peristiwa itu terjadi ketika Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau arus balik di Stasiun Tawang Semarang pada Sabtu, 5 April 2025.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: