8 Tips Penting dari IDAI untuk Antisipasi Risiko Kesehatan Anak saat Perjalanan Mudik Lebaran

8 Tips Penting dari IDAI untuk Antisipasi Risiko Kesehatan Anak saat Perjalanan Mudik Lebaran

Ilustrasi mudik lebaran 2025 -Pinterest-

Polusi udara dan asap kendaraan juga dikaitkan dengan penurunan fungsi paru-paru dan sistem kekebalan tubuh.

7. Kelola Stres dan Mobilitas Anak

Jika perjalanan yang ditempuh cukup panjang dan menggunakan kendaraan pribadi, sebaiknya berhenti setiap 2-3 jam untuk memberikan anak kesempatan berjalan-jalan atau melakukan peregangan.

"Aktivitas fisik ringan dapat meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi risiko pembekuan darah, terutama pada perjalanan panjang. Selain itu, bergerak juga membantu mengurangi kelelahan dan stres pada anak," tuturnya.

Di samping itu, mengelola tingkat stres anak juga bisa dilakukan dengan membangun suasana yang menyenangkan.

"Buat perjalanan menyenangkan dengan membawa mainan atau buku favorit anak. Hindari memarahi anak selama perjalanan karena stres dapat menurunkan imunitas," tandasnya.

Menurutnya, menciptakan suasana yang nyaman dan bahagia dapat membantu menjaga kesehatan mental dan fisik anak.

"Perjalanan panjang dapat menyebabkan kelelahan pada anak, yang dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kerentanan terhadap penyakit," tegasnya.

8. Persiapkan Situasi Darurat

Lantkah antisipasi terakhir adalah membawa dokumen penting, seperti kartu identitas anak, tiket, dan surat izin jika hanya satu orang tua yang menemani.

"Simpan juga nomor-nomor darurat seperti dokter, rumah sakit terdekat, dan kontak keluarga yang bisa dihubungi. Serta, pastikan anak dan keluarga memiliki asuransi kesehatan yang mencakup perjalanan mudik,"  pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait