Pabrik MinyaKita Benarkan Kemasan 2 Liter Isinya Hanya 1.800 Mili, Ini Alasannya

Pabrik MinyaKita Benarkan Kemasan 2 Liter Isinya Hanya 1.800 Mili, Ini Alasannya

Kepala Pabrik PT Tunas Agro Indolestari, Julianto-candra pratama-radarpena.co.id Disway group

TANGERANG, RADARPENA.CO.ID - Produsen MinyaKita membenarkan jika kemasan isi 2 liter MinyaKita tak mencapai 2.000 mili. MinyaKita kemasan 2 liter isinya hanya 1.700-1.800 mili.

Meski demikian PT Tunas Agro Indolestari di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, yang memproduksi MinyaKita, membantah jika pihaknya mengurangi isi minyak goreng subsidi tersebut.

"Kita di sini timbangan ikuti prosedur ya, enggak mungkin, kita enggak mungkin pakai timbangan 750 sampai 700 mililiter  seperti yang di berita-berita itu kan kita gak seperti itu," tegas Kepala Pabrik PT Tunas Agro Indolestari, Julianto, saat ditemui Disway.id grup radarpena.co.id pada Senin, 10 Maret 2025.

Menurut Juli, sapaan karibnya, PT Tunas Agro sudah menimbang berat minyakita pada label kemasan 1 liter sesuai dengan prosedur. Dia mengatakan bahwa pemberitaan yang beredar di media adalah tidak benar.

"Jadi kita kita menimbang yang berat besinya (sesuai prosedur) makanya bagus. Sedangkan yang diperiksa ini kan berita yang sekarang kan ini mengatakan kalau minyak tunas argo mengatakan minyaknya berkurang. Sedangkan kan buktinya nggak ada," tuturnya.

BACA JUGA:Polri Turun Tangan Dalami Kecurangan Isi Kemasan MinyaKita

BACA JUGA:Mentan Murka, Temukan Isi MinyaKita Tak Sesuai Ketentuan

Meski begitu, Juli mengakui bahwa PT Tunas Agro memang diperiksa Bareskrim Polri untuk dilakukan uji sampel, atas perintah dari Menteri Pertanian (Mentan) Andri Amran.

Saat Mentan melakukan sidak di Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, kata Juli, produk yang diperiksa itu bukan milik pihaknya. Melainkan dari PT lain. Sebab, PT Tunas Agro tidak mengeluarkan produk minyakita versi botolan.

"Yang diperiksa itu bukan PT di sini. Kita di sana kan pas ada pemeriksaan sidak di Lenteng Agung ya, Pak Menteri. Yang di Sidak bukan PT Tunas Argo doang yang dibuka, tapi ada botolan. yang di botolan tuh timbangannya emang berkurang," urainya.

"Sedangkan kalau timbangan yang pouch (minyakita kemasan) punya Tunas Agro, itu (timbangannya) pas (sudah sesuai prosedur)," sambung Juli.

Juli mengklaim bahwa takaran mili air dengan minyak berbeda. Misal, dalam kemasan tertera 2 liter, namun volume minyaknya berisi sekitar 1.700 - 1.800 mili. Jadi tidak sepenuhnya full.

"Kalau 2 liter paling 1.800 lebih. Hingga sampai 1.700 yang kita. yang 1 liter 900 lebih, gak sampe 800 mili gitu. Kan itu kan minyak, minyak beratnya jadi 0,9 jadi 1 liter itu beratnya 900 ml jatohnya, jadi beratnya enggak kayak berat air," tukasnya.(candra)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: