Kronologi Tewasnya 2 Pendaki Wanita di Puncak Cartensz Pyramid Akibat Hipotermia
Pendaki Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono --istimewa
Dawa mencoba membantu dua pendaki perempuan yaitu Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono di Teras Dua yang mengalami AMS.
Namun, pendaki Octries Ruslan kemudian menginformasikan kepada pendaki Deshir bahwa Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono telah meninggal dunia.
Pendaki Huda yang berusaha naik kembali ke Teras Dua untuk membantu pendaki lain akhirnya menyerah dan kembali ke Basecamp.
Evakuasi Jenazah dan Penanganan Korban
Tiga pendaki yang mengalami AMS berhasil dievakuasi ke Basecamp Yellow Valley. Sementara itu, jenazah Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono, masih menunggu evakuasi ke Timika.
BACA JUGA:Parah! Tinggalkan Temannya yang Terkena Hipotermia di Gunung, 7 Pendaki Ini Diblacklist
BACA JUGA:Ramalan Zodiak 3 Maret 2025: Waspadai Energi Negatif dan Maksimalkan Peluang!
Proses evakuasi korban melibatkan PT. Tropic Cartenz Jaya, yang bekerja sama dengan pihak berwenang serta Basarnas Timika.
Evakuasi dilakukan menggunakan helikopter Komala dan Intan Angkasa, yang membawa jenazah dari Yellow Valley kembali ke Timika pada 2 Maret 2025.
Bahaya AMS di Ketinggian Ekstrem
Tragedi ini kembali mengingatkan akan bahaya Acute Mountain Sickness (AMS) dan hipotermia saat melakukan pendakian di ketinggian ekstrem.
AMS terjadi karena tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen di ketinggian tinggi, yang dapat menyebabkan pusing, mual, sesak napas, hingga kematian jika tidak segera ditangani.
Bagi para pendaki yang ingin menaklukkan Gunung Cartenz atau gunung lain dengan ketinggian ekstrem, penting untuk memahami tanda-tanda AMS dan selalu membawa perlengkapan keselamatan yang memadai.
Persiapan fisik, aklimatisasi yang cukup, serta komunikasi yang lancar dengan tim pendakian dapat mengurangi risiko kejadian serupa di masa mendatang.(rafi adhi)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: