Kejagung Geledah Terminal Tanjung Gerem Cilegon Milik Pertamina Patra Niaga, Terkait Korupsi Minyak Mentah
Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar menyebut penyidik tengah menggeledah terminal minyak milik Pertamina Patra Niaga di Cilegon-anisha-radarpena.co.id
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor Fuel Terminal Tanjung Gerem, Kecamatan Grogol, Cilegon, Banten pada Jumat, 28 Februari 2025.
Penggeledahan ini dilakukan dalam rangka penyelidikan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah oleh Subholding Pertamina.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, mengonfirmasi bahwa penggeledahan tersebut dimulai sejak pukul 10.30 WIB dan masih berlangsung hingga saat ini.
"Saat ini tim penyidik sedang melakukan penggeledahan di kantor Fuel Terminal Tanjung Gerem, Kecamatan Grogol, Cilegon, Banten," ujar Harli.
Namun, Harli belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai barang bukti yang tengah dicari oleh penyidik dalam penggeledahan tersebut.
Ia menegaskan bahwa tim Kejagung masih bekerja di lapangan untuk mengumpulkan alat bukti tambahan.
BACA JUGA:Pertamina Oplos BBM, Ini 6 Dampak Buruk Pertamax Oplosan Pada Mesin Kendaraan
"Karena prosesnya masih berlangsung, kami akan memberikan pembaruan terkait hasil penggeledahan ini dalam waktu dekat," tambahnya.
9 Tersangka Korupsi Minyak Mentah Pertamina
Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina periode 2018-2023.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung, Abdul Qohar, menyebut bahwa enam tersangka berasal dari pejabat Pertamina Patra Niaga, sementara tiga lainnya dari pihak swasta.
Berikut daftar lengkap sembilan tersangka dalam kasus ini:
- Riva Siahaan – Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga
- Sani Dinar Saifuddin – Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional
- Yoki Firnandi – Direktur Utama PT Pertamina Internasional Shipping
- Agus Purwono – VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional
- Muhammad Kerry Andrianto Riza – Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa
- Dimas Werhaspati – Komisaris PT Navigator Khatulistiwa dan Komisaris PT Jenggala Maritim
- Gading Ramadhan Joedo – Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur PT Orbit Terminal Merak
- Maya Kusmaya – Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga
- Edward Corne – VP Trading Produk Pertamina Patra Niaga
BACA JUGA:Profil Sani Dinar Saifuddin, Direktur Optimasi Feedstock & Produk PT Kilang Pertamina Internasional
Kelanjutan Penyelidikan
Kejaksaan Agung berkomitmen untuk mengusut tuntas dugaan korupsi ini dan terus melakukan langkah-langkah hukum guna mengembalikan potensi kerugian negara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: