Kapan Awal Puasa 1 Ramadhan 2025? Potensi Berbeda, Ini Awal Puasa versi Pemerintah, NU dan Muhammadiyah
Penetapan Awal Ramadan--
Lokasi: Auditorium H M Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat
BACA JUGA:5 Tips Makeup Minimalis Selama Ramadan, Tampil Fresh dan Glowing!
Awal Puasa 1 Ramadhan 2025 Versi Muhammadiyah
Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan awal puasa 2025 melalui Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025.
Berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.
Dengan perbedaan metode yang digunakan oleh berbagai pihak, umat Islam di Indonesia perlu menunggu hasil resmi sidang isbat untuk mendapatkan kepastian awal puasa Ramadhan 2025.
Berikut rincian hasil hisab PP Muhammadiyah mengenai awal 1 Ramadhan, Syawal, dan Zulhijjah 1446 H/2025 M:
Awal Puasa 1 Ramadhan 1446 H: Sabtu Pahing, 1 Maret 2025 M
1 Syawal 1446 H (Idul Fitri): Senin Pahing, 31 Maret 2025 M
Prediksi BRIN Awal Puasa 1 Ramadhan 2025
BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) melakukan perhitungan hisab untuk menentukan posisi hilal guna membantu memberikan gambaran awal Ramadhan sebelum keputusan resmi pemerintah.
Berdasarkan perkiraan Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaludin, awal Ramadhan 1446 Hijriah jatuh pada 2 Maret 2025. Prediksi ini berbeda dengan Muhammadiyah yang telah menetapkan 1 Ramadhan pada 1 Maret 2025.
Menurut Thomas posisi Bulan saat magrib pada 28 Februari 2025 di Banda Aceh berada di ketinggian 4,5 derajat dengan elongasi 6,4 derajat. Sementara di Surabaya, ketinggian Bulan 3,7 derajat dan elongasi 5,8 derajat.
Posisi tersebut sedikit melebihi kriteria kesepakatan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yang mensyaratkan ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat untuk menentukan awal bulan Hijriah.
"Posisi Bulan masih cukup rendah dan dekat dengan Matahari, sehingga sulit diamati," ujar Thomas dalam video di kanal YouTube miliknya, dikutip Senin (24/2).
Ditambahkannya kemungkinan rukyat hilal gagal, sehingga 1 Ramadhan 1446 H berpotensi jatuh pada 2 Maret 2025. Kendati begitu, ia mengatakan agar semua pihak menunggu keputusan hasil Sidang Isbat yang akan digelar pemerintah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: