Suka Duka TKI Di Jepang, Harapan Gaji Tinggi Nyatanya Di Luar Nalar
Suka Duka TKI - Para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri, khususnya di Jepang awalnya memiliki asumsi nantinya mereka akan mendapatkan penghasilan fantastis dan masa depan atau karir yang bagus.
Jika anda memiliki asumsi tersebut, disarankan jangan terlalu terburu - buru.
Resiko bekerja sebagai TKI di luar negeri sangatlah banyak salah satunya jauh dari keluarga.
Sesuai dengan yang dialami oleh Edy Peny, seorang TKI yang bekerja di Jepang mengungkap tentang gaji yang sebenarnya di Negeri Sakura itu.
Melalui kanal YouTubenya, Edy Peny membeberkan gaji TKI yang magang atau disebut dengan tokutei ginou.
Sebagai informasi, adalah skema kemampuan tertentu yang bertujuan untuk menerima penduduk dari negara asing dengan keterampilan dan kemampuan tertentu.
- BACA JUGA:Daihatsu Tampilkan Atrai Salah Satu Mobil Kompak yang Laris di Jepang pada GIIAS 2023
- BACA JUGA:Kenali Ciri Agensi Penyalur TKI Abal-Abal Jika Ingin Bekerja di Malaysia, Ini Penuturan Staf KBRI Kuala Lumpur
Masih banyak pula isu yang menyebutkan jika TKI yang bekerja di Jepang dapat memperoleh upah dari Rp 40-50 juta setiap bulannya.
Edy menerangkan jika hal tersebut tidak seperti yang dibayangkan orang-orang.
"Di sini saya akan meluruskan tentang soal gaji TKI di Jepang yang katanya 40 juta, 50 jutaan, ngeri. Itu bisa dibilang tidak semua, tapi ada. Hanya mereka yang beruntung bisa dapat gaji segitu," ungkap Edy seperti dilansir dari kanal YouTube pribadinya pada Rabu, 23 Agustus 2023.
"Bisa dibandingkan kerjanya seperti apa kalau mau dapet gaji seperti itu, ngeri pokoknya," sambungnya.
Dia pun merincikan dengan detil berapa gaji TKI yang sesungguhnya di Negeri Sakura tersebut.
Awalnya, Ia membahas soal gaji TKI yang magang.
Lalu dikatakan gaji dasar untuk TKI magang yang bekerja di Jepang mendapatkan minimal 90ribu Yen atau jika dirupiahkan sekitar Rp 9,2 juta ( Kotor atau Brutto ).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: