Sabrina Chairunnisa Jalani Egg Freezing, Apa itu?

Sabrina Chairunnisa Jalani Egg Freezing, Apa itu?

--

Radarpena.co.id - Lifestyle Selebgram Sabrina Chairunnisa memutuskan melepas pendidikan S3 di Universitas Indonesia. Sabrina saat ini berstatus sebagai mahasiswi S3 Ilmu Komunikasi UI. 

Alasan Sabrina mundur bukan karena tak ingin melanjutkan pendidikan, melainkan karena pindah ke New York.

Ia mengakui bahwa butuh keberanian untuk melangkah sejauh ini dan membuat keputusan besar melepas impiannya.

Sebelumnya ia telah menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Trisakti, jurusan Desain Komunikasi Visual. Ia kemudian melanjutkan S2 di Universitas Pelita Harapan jurusan Ilmu Komunikasi. Di tahun 2025, Sabrina pernah mengikuti program Summer School di Yonsei University, Korea Selatan. Ia mengikuti program ini dari Juni hingga Agustus 2025.

Sabrina kini diketahui menetap di New York dan sering membagikan kegiatan hingga apartemennya di New York. Selama tinggal di sana juga Sabrina membuat keputusan untuk melakukan egg freezing.

 

Belakangan publik diramaikan oleh kabar salah satu model sekaligus aktris Sabrina Chairunnisa yang memutuskan untuk menjalani prosedur egg freezing atau pembekuan sel telur. Tren ini langsung memicu rasa penasaran warganet.

"Tadinya aku agak enggan sih untuk ceritain semua ini di social media. But, the I remember, visi-misi terbesarku dalam bersosial media salah satunya ya empowering women," ungkap Sabrina dalam unggahan di Instagram pribadinya, @sabriachairunnisa_, yang dilihat detikcom, Selasa (26/5/2026).

"Di egg freezing journey aku ini, nggak cuman share ke kalian informasi tentang egg freezing-nya sendiri. Tapi dari journey ini, aku juga pengin jadi pengingat buat kita semua. Kalau timeline orang berbeda, bukan berarti mereka terlambat," lanjutnya.

 

Apa Itu Prosedur Egg Freezing?

Spesialis obstetri dan ginekologi dari Brawijaya Hospital Antasari, dr M Luky Satria Syahbana Marwali, SpOG, SubspKFER menjelaskan terkait prosedur egg freezing.

"Jadi, egg freezing itu proses membekukan sel telur. Jadi, kita sebelumnya distimulasi dulu biar sel telur itu benar-benar tumbuh," jelas dr Luky saat diwawancara media di Jakarta Selatan, Senin (25/5).

 

Berbeda dengan proses bayi tabung (In Vitro Fertilization/IVF) biasa, saat sel telur langsung dibuahi oleh sperma setelah diambil. Pada prosedur egg freezing, sel telur disimpan dalam kondisi 'lajang'.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: