Atasi Tumpukan Sampah Pasar Induk Kramat Jati, Pemprov DKI Kerahkan Truk Tambahan

Atasi Tumpukan Sampah Pasar Induk Kramat Jati, Pemprov DKI Kerahkan Truk Tambahan

--

radarpenda.co.id - Kondisi kebersihan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, kini menjadi fokus utama pemerintah daerah. Untuk mempercepat penanganan limbah yang menumpuk, petugas mengerahkan empat armada truk sampah berkapasitas besar. Langkah taktis ini bertujuan agar lingkungan pasar kembali bersih dan nyaman bagi para pedagang maupun pengunjung yang beraktivitas di sana.

Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Kramat Jati, Dwi Firmansyah, menjelaskan bahwa bantuan armada truk tersebut berasal dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu. Truk-truk ini memiliki daya tampung hingga 10 ton untuk sekali angkut, sehingga diharapkan mampu mengurangi volume sampah secara signifikan dalam waktu singkat.

Strategi Pengangkutan sampah dan Kendala Alat Berat

Pemerintah sebenarnya telah menyiapkan skenario pengangkutan sejak dini hari. Dwi menyebutkan pihaknya menyiagakan lima armada tambahan untuk pengiriman sif pertama menuju TPST Bantar Gebang, Bekasi. Namun, rencana pembersihan sampah di lokasi pasar tersebut sempat terkendala masalah teknis, Selasa, 31 Maret 2026 pagi.

Masalah utama muncul karena belum tersedianya alat berat jenis shovel di lokasi pada jam yang ditentukan. Akibatnya, lima armada yang sudah siap terpaksa dialihkan untuk membuang muatan ke TPS Jalan Pendidikan, Cijantung. Dwi mengaku sudah berkoordinasi dengan pengelola pasar sejak malam sebelumnya, namun alat berat yang dibutuhkan masih terpakai di tempat lain.

Volume sampah Pasar Induk Kramat Jati Mencapai Ribuan Ton

Sekretaris Perusahaan Perumda Pasar Jaya, Imam Kurniawan, memaparkan data yang cukup mencengangkan mengenai tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati. Total tumpukan limbah saat ini mencapai sekitar 6.970 ton, atau jika dikalkulasikan setara dengan 410 truk tronton. Jumlah yang sangat besar ini memerlukan penanganan ekstra intensif dari berbagai pihak.

Sebagai upaya percepatan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bersama Perumda Pasar Jaya terus bekerja keras di lapangan. Hingga saat ini, petugas telah berhasil menyingkirkan sebanyak 33 tronton sampah dari area pasar. Rinciannya terdiri dari 20 armada pada hari sebelumnya, 13 armada pada 28 Maret, dan tambahan empat truk bantuan hari ini.

Komitmen Perumda Pasar Jaya Demi Kenyamanan Publik

Pihak pengelola memastikan bahwa proses pembersihan tidak akan berhenti sampai kondisi Pasar Induk kembali normal. Imam Kurniawan juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas ketidaknyamanan yang muncul akibat tumpukan sampah tersebut, terutama bagi pedagang dan warga sekitar yang terdampak aroma kurang sedap.

Perumda Pasar Jaya berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dengan instansi terkait agar proses pengangkutan berjalan lebih terjadwal. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh sisa sampah segera terangkut ke tempat pembuangan akhir agar roda ekonomi di pasar sayur dan buah terbesar di Jakarta ini tidak terganggu masalah sanitasi.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: