Kisah Asmara dan Pekerjaan Buruh Pelelangan Ikan Berujung Kematian

Kisah Asmara dan Pekerjaan Buruh Pelelangan Ikan Berujung Kematian

Ilustrasi penemuan mayat -Istimewa -

]JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Kasus pembunuhan yang terjadi di kawasan TPI Muara Angke, Jakarta Utara, menggegerkan warga.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok kini tengah memburu terduga pelaku pembunuhan berinisial MY (32), yang diduga kuat menghabisi nyawa korban ABT (39) dengan latar belakang konflik asmara dan pekerjaan.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Iptu I Gusti Ngurah, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengantongi identitas pelaku dan kini masih dalam proses pengejaran.

"Siap, mohon doa bang. Kita sudah kantongi identitasnya, masih kami kejar," ujarnya kepada awak media pada Minggu, 15 Juni 2025.

BACA JUGA:Komisi II DPR Buka Peluang Revisi UU Pemerintahan Aceh & Sumut Buntut Sengketa 4 Pulau

Motif Asmara dan Persaingan Kerja Diduga Jadi Pemicu

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kuat bahwa pembunuhan ini dipicu oleh dua faktor utama: masalah pekerjaan dan persoalan asmara. Baik korban maupun pelaku diketahui bekerja sebagai buruh harian lepas di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Angke.

Yang mengejutkan, diketahui bahwa pacar korban ternyata merupakan mantan kekasih dari terduga pelaku.

"Motif diduga masalah pekerjaan dan ada asmara juga. Pacar korban dulu mantan kekasih terduga pelaku," terang Iptu Ngurah.

Pelaku Diduga Kabur dan Belum Pulang ke Rumah

Hingga berita ini diturunkan, keberadaan MY masih menjadi misteri. Polisi menduga pelaku melarikan diri dan belum pulang ke rumah sejak kejadian.

BACA JUGA:Doa agar Dibangunkan Rumah di Surga, Mudah Dihafal dan Sarat Makna!

"Pelaku yang diduga ini juga tidak pulang-pulang ke rumah. Masih proses pengejaran bang," tambahnya.

Pihak kepolisian berharap masyarakat turut memberikan informasi yang dapat membantu proses penangkapan pelaku.

"Kami harap secepatnya pelaku bisa ditangkap dan kasus ini segera terungkap secara tuntas," pungkasnya.

Kasus ini menjadi prioritas penanganan Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengingat adanya dugaan pembunuhan berencana dan unsur kecemburuan yang dapat memicu tindak kekerasan lanjutan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: