Kisah Tragis Berebut Warisan di Pamulang Tangerang, Adik Tega Habisi Kakak dengan Golok
Lokasi pembunuhan Narun telah diberi garis polisi-rafi adhi-radarpena.co.id
TANGERANG SELATAN, RADARPENA.CO.ID – Polres Tangerang Selatan (Tangsel) mengamankan pelaku pembunuhan pria bernama Narun (60) yang ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Masjid Darussalam, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan.
Narun diduga dihabisi Willy, adiknya menggunakan senjata tajam buntut perebutan warisan. Meski demikian polisi masih mendalaminya.
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Inkiriwang, mengonfirmasi bahwa pelaku merupakan adik kandung korban.
“Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini diamankan di Mako Polres Tangsel,” ujar Victor kepada awak media, Jumat (2/5/2025).
BACA JUGA:10 Film Indonesia Bertema Pendidikan yang Menginspirasi dan Menyentuh Hati, Wajib Nonton!
Pelaku yang diketahui bernama Firdaus alias Willy ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian. Polisi kini tengah mendalami motif dan kronologi pembunuhan dengan menggunakan metode investigasi ilmiah (scientific crime investigation).
“Kami terus melakukan pengembangan. Tim penyidik juga melibatkan para ahli untuk memastikan semua proses berjalan transparan dan sesuai prosedur,” tambahnya.
Insiden tragis ini terjadi pada Rabu (30/4/2025) pagi. Saksi mata bernama Jeffry mengungkapkan bahwa ia sempat mendengar teriakan seorang ibu sebelum melihat korban tergeletak dengan luka serius di bagian leher.
“Saya keluar rumah setelah mendengar teriakan dan melihat korban sudah terkapar bersimbah darah,” kata Jeffry. Ia juga menyaksikan pelaku sedang mengelap sebilah celurit dengan kain, tak lama setelah insiden berlangsung.
Jeffry mengaku sempat berpapasan dengan pelaku, yang hanya tersenyum dan kemudian pergi meninggalkan lokasi kejadian.
BACA JUGA:Viral Anggota Ormas Palak Penjual Miras di Purbalingga, Polisi Tangkap 3 Pelaku
Pihak kepolisian menyebutkan korban mengalami luka parah akibat senjata tajam.
“Luka terlihat jelas di tubuh korban, dan diduga akibat benda tajam,” jelas Kanitreskrim Polsek Pamulang, AKP Fathurroji.
Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polres Tangsel masih terus menggali informasi lebih dalam terkait hubungan antara korban dan pelaku serta motif di balik pembunuhan tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: