Tarif Bus TransJakarta Bakal Naik, Gubernur Pramono: Belum Ada Pengajuan

Tarif Bus TransJakarta Bakal Naik, Gubernur Pramono: Belum Ada Pengajuan

Tarif bus Transjakarta bakal naik--net

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Tarif bus TransJakarta bakal naik. Saat ini tarif bus Trans Jakarta Rp3.500, sama seperti 20 tahun lalu.

Meski sudah 20 tahun tak mengalami kenaikan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, wacana kenaikan tarif Transjakarta masih dalam bentuk kajian.

Sebab menurut Pramono hingga saat ini, dirinya belum menerima pengajuan secara resmi terkait kenaikan tarif Transjakarta.

"Sampai hari ini, usulan terkait Transjakarta belum diajukan secara resmi, masih dalam bentuk kajian," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa, 29 April 2025.

BACA JUGA:Tolak Kehadiran Helen’s Night Mart, Warga Jagakarsa: Jelas-Jelas Jual Miras

Sebelumnya, Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, kenaikan tarif Transjakarta ini sudah sejak lama direncanakan.

Pasalnya, tarif Transjakarta yang berlaku saat ini Rp3.500 sudah berlaku sejak tahun 2005, dan tidak pernah mengalami kenaikan.

"Seperti kita ketahui tarif Jakarta tarif Rp3.500 per penumpang ini berlaku sejak tahun 2005, 20 tahun yang lalu dan rencana penyesuaian ini sudah cukup lama direncanakan," kata Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin, 28 April 2025.

Syafrin pun membandingkan tarif Transjakarta dengan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta.

"Pada tahun 2005 UMP Jakarta itu masih sekitar Rp800 ribu, tarif Rp3.500 saat ini UMP-nya berapa, tarif masih Rp3.500 ya, barangkali demikian," ucapnya.

BACA JUGA:Usulan Purnawirawan TNI Makzulkan Gibran, PDIP: Harus Ditanggapi Serius Presiden Prabowo

Syafrin masih mendetailkan rencana kenaikan tarif Transjakarta ini agar mendapat persetujuan dari berbagai pihak terkait.

"Kami harapkan bahwa terkait tarif ini juga bisa kita detailkan pembahasannya untuk mendapatkan persetujuan tentu semua aspek yang berpengaruh," ucapnya.

Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Haris Muhammadun mengatakan, pihaknya sudah mengajukan rekomendasi terkait kenaikan tarif Transjakarta sebanyak dua kali kepada Gubernur DKI Jakarta terdahulu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: