Jadi Lokasi Favorit Ngabuburit, Pantai Ancol Dipenuhi Sampah: Ini Kata Pengelola

Jadi Lokasi Favorit Ngabuburit, Pantai Ancol Dipenuhi Sampah: Ini Kata Pengelola

Tangkapan layar 2 bocah sedang bermain di Pantai Ancol yang dipenuhi sampah-cahyono-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Media sosial dihebohkan dengan kondisi Pantai Ancol yang dipenuhi sampah, tepat saat kawasan wisata ini menjadi tempat favorit untuk ngabuburit selama Ramadan.

Terlebih, Pantai Ancol saat ini digratiskan untuk pengunjung yang ingin menunggu waktu berbuka puasa.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @jakut_update, terlihat hamparan sampah plastik, kertas, dan kayu memenuhi perairan Pantai Ancol, menciptakan kesan kotor dan tidak terawat.

Dalam keterangan video tersebut, kejadian ini terjadi pada Sabtu, 1 Maret 2025, pukul 22.00 WIB.

Pengelola Ancol: Sampah Kiriman dari Laut

Menanggapi viralnya video ini, Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Ariyadi Eko Nugroho, membenarkan kejadian tersebut.

BACA JUGA:Tiket Gratis Ancol Selama Ramadan 2025, Begini Cara Mendapatkannya!

BACA JUGA:Skandal Korupsi Pertamina: Dampak Ekonomi dan Kepercayaan Investor

Namun, ia menegaskan bahwa sampah yang mencemari pantai bukan berasal dari pengunjung, melainkan sampah kiriman dari laut.


Tangkapan layar sampah yang memenuhi Pantai Ancol-cahyono-

"Sejak akhir Januari hingga Februari lalu, Ancol memang sedang mendapatkan kiriman sampah dari laut. Namun, ternyata fenomena ini masih berlanjut hingga awal Maret, meskipun tidak separah sebelumnya," kata Ariyadi saat dikonfirmasi pada Minggu, 2 Maret 2025.

Fenomena Musiman dan Upaya Pembersihan

Menurut Ariyadi, sampah kiriman ini merupakan fenomena musiman yang sering terjadi ketika curah hujan tinggi. Sampah yang berasal dari sungai dan kawasan pesisir terbawa arus hingga menumpuk di sekitar Pantai Ancol.

BACA JUGA:Ancol Tata Pedagang Asongan untuk Menaikkan Kelas

BACA JUGA:Jadwal & Link Live Streaming MotoGP Thailand 2025: Saksikan Balapan Perdana Musim Ini!

Untuk mengatasi permasalahan ini, pihak pengelola menyiagakan 30 petugas kebersihan setiap hari guna memastikan kawasan pantai tetap bersih dan nyaman bagi pengunjung.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait