Kutukan Dukun Beranak: Warisan Gaib yang Tak Bisa Dilepaskan
Ilustrasi dukun beranak horor--
BACA JUGA:Misteri Hotel Paling Angker di Amerika Serikat, Kemewahan yang Menyimpan Kematian
Belum sempat aku bertanya kenapa, Mbah Buyut yang katanya sudah hampir lumpuh, tiba-tiba berlari ke dapur dengan langkah cepat.
Tapi anehnya, ketika Ibu memanggil dari dapur, suara Mbah menjawab dari kamar. Dua suara, di dua tempat berbeda.
Ketika kami masuk ke kamar, Mbah memberiku sebatang rokok dari daun jagung dan menyuruhku menghisap. Asapnya terasa pahit dan berat. Seketika, pandangan mataku berubah.
Di sudut ruangan, kakek berambut putih tadi berdiri lagi, kali ini bersama seorang perempuan berbaju merah dan beberapa anak kecil pucat yang menatapku tanpa kedip. Mereka, bukan manusia.
Kami pulang dengan membawa bungkusan misterius dari Mbah. Tak ada yang tahu isinya. Seminggu kemudian, Mbah meninggal dunia. Anehnya, sejak itu Ibu mendadak bisa memijat dan membantu persalinan, padahal tak pernah belajar.
Tapi keanehan tak berhenti di situ. Ibu mulai sering sakit, seperti ada sesuatu yang menggerogoti tubuhnya. Malam-malam, aku sering mendengar lemari di kamarnya bergetar sendiri.
Suatu kali, aku memberanikan diri membukanya dan menemukan bungkusan berisi batu hitam dan dua tulang menyerupai cakar ayam. Begitu aku mengeluarkannya, lemari itu berhenti berguncang.
Malamnya, aroma bunga dan amis darah memenuhi rumah. Tiga sosok yang kulihat di rumah Mbah muncul lagi, kali ini di kamar Ibu. Mereka tampak marah. Ibu menatapku lemah dan berbisik,
“Le… maaf… sok gak iso ngancani pas koe rabi…”
Tepat pukul 11.45 malam, Ibu pergi untuk selamanya. Di sisi jenazahnya, tiga sosok itu berdiri diam, lalu lenyap begitu saja.
BACA JUGA:Kisah Mistis Mahasiswa UNPAD, Pertemuan dengan Anak-anak dari Dunia Lain yang Bikin Merinding
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: