Kisah Horor Gelu, Misteri Kelam di Balik Pulung Gantung Gunungkidul

Kisah Horor Gelu, Misteri Kelam di Balik Pulung Gantung Gunungkidul

Ilustrasi horor-Freepik-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Di sebuah desa sunyi di Gunungkidul, malam selalu membawa cerita menakutkan.

Angin berdesir, pohon jati berderit, dan dari kejauhan, bayangan merah sering terlihat di langit.

Warga setempat menyebutnya pulung gantung, tanda malapetaka yang diyakini sebagai pertanda seseorang akan mengakhiri hidupnya.

Namun, ada satu mitos yang tak kalah menyeramkan, yaitu gelu.

Misteri di Bawah Jenazah

Menurut cerita turun-temurun, setiap kali seseorang ditemukan gantung diri, akan ada benda aneh yang muncul di bawah tubuh korban.

Benda itu berupa gumpalan tanah berbentuk bulat, yang disebut gelu. Konon, gelu hanya bisa ditemukan jika tanah digali tepat di bawah mayat, sebelum tubuh diturunkan.

BACA JUGA:Kisah Nyata Horor Supir Travel, Misteri Penumpang yang Tak Pernah Ada

BACA JUGA: Cerita Horor Gunung Salak: Pendaki Hilang Tiga Bulan, Bertemu Prajurit Kuno, Lalu Muncul di Cirebon

Bukan sembarang orang bisa menggali. Sesepuh desa harus membacakan doa-doa tertentu, seolah memanggil sesuatu dari dalam tanah. Jika syaratnya tidak dipenuhi, gelu tak akan pernah terlihat.

Tapi, bila beruntung, atau justru bernasib buruk, gelu bisa ditemukan. Kadang hanya satu, kadang dua, atau bahkan tiga gumpalan yang muncul, seakan keluar dari rahim tanah yang gelap.

Penjaga Tali Gantung

Orang-orang percaya, gelu adalah kunci untuk menghentikan rangkaian kematian gantung diri di desa. Jika gelu tidak ditemukan, maka pulung gantung akan terus datang, mencari korban berikutnya.

Lebih menyeramkan lagi, ada keyakinan bahwa gelu berhubungan dengan makhluk gaib penjaga tali gantung.

Sosok itu digambarkan sebagai manusia dengan kulit hitam membusuk, darah menetes dari hidung dan telinga, matanya kosong namun menatap tajam siapa pun yang mendekat.

BACA JUGA:Kisah Nyata Cerita Horor Bu Sarti, Pembantu Rumah yang Ternyata Hantu Penunggu

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: