Waspada! Efek Buruk Penggunaan Tas Selempang Jangka Panjang bagi Kesehatan
Ilustrasi menggunakan tas selempang --
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Tas selempang menjadi salah satu pilihan favorit banyak orang karena praktis, ringan, dan mudah dipadukan dengan berbagai gaya.
Desain tas selempang yang sederhana membuatnya cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, kuliah, hingga jalan santai.
Namun, tahukah kamu bahwa penggunaan tas selempang dalam jangka panjang ternyata bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan?
Dikutip dari Healthline, kebiasaan membawa tas selempang pada satu sisi tubuh dapat memicu ketidakseimbangan beban.
Akibatnya, tubuh bekerja lebih keras untuk menyeimbangkan posisi, yang pada akhirnya memengaruhi otot, tulang, dan postur tubuh.
BACA JUGA:
- Dampak Makan Pepaya di Malam Hari bagi Tubuh
- Rekomendasi OOTD Celana Jeans Hijab: Padu Padan Simpel dan Trendi untuk Berbagai Kesempatan
Jika terus dibiarkan, kondisi ini bisa menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius.
1. Beban Tidak Merata Memengaruhi Bahu dan Punggung
Ketika kamu menggantungkan tas selempang di satu sisi, otot bahu dan punggung akan bekerja lebih keras untuk menahan beban.
Jika tas terlalu berat, otot menjadi tegang dan ligamen berisiko mengalami peregangan berlebih. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa menyebabkan nyeri bahu, punggung, bahkan kelainan pada sendi.
2. Gangguan Postur Tubuh dan Tulang Belakang
Penggunaan tas selempang yang tidak tepat dapat membuat tubuh condong ke satu sisi untuk menyeimbangkan beban.
Lama-kelamaan, hal ini bisa memengaruhi kelurusan tulang belakang dan memicu masalah postur, seperti kifosis (bungkuk) atau skoliosis.
Jika sudah parah, proses pemulihannya membutuhkan penanganan fisioterapi yang cukup lama.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: