Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Masjid dan Sekolah, Sederhana tapi Berkesan

Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Masjid dan Sekolah, Sederhana tapi Berkesan

Maulid Nabi Muhammad SAW/ilustrasi-ilustrasi-berbagai sumber

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Setiap tahun, umat Islam di berbagai belahan dunia memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai wujud cinta dan syukur atas kelahiran sang suri teladan agung.

Di Indonesia, tradisi ini sering diramaikan dengan pengajian, shalawat, hingga berbagai kegiatan kreatif di masjid maupun sekolah.

Namun, tak jarang panitia bingung menyusun rangkaian acara agar peringatan Maulid Nabi tetap khidmat sekaligus menarik.

Supaya tidak monoton, berikut beberapa contoh susunan acara Maulid Nabi yang bisa dijadikan inspirasi baik untuk masjid maupun sekolah.

BACA JUGA:5 Manfaat Bangun Pagi Menurut Islam, Bikin Hidup Lebih Berkah dan Sehat

BACA JUGA:5 Adab Menagih Utang yang Baik dan Sesuai Syariat Islam, Jangan Asal Tuntut!

1. Susunan Acara Maulid Nabi di Masjid

Biasanya acara di masjid lebih berfokus pada ibadah, pengajian, dan kajian keagamaan. Berikut contoh susunannya:

  • Pembukaan
  • Pembacaan basmalah dan doa pembuka
  • Sambutan dari ketua panitia atau takmir masjid
  • Acara Inti
  • Pembacaan ayat suci Al-Qur’an
  • Shalawat bersama (maulid diba’/barzanji/simtudduror)
  • Ceramah atau tausiyah Maulid Nabi oleh ustaz/kyai
  • Doa bersama
  • Penutup
  • Pengumuman kegiatan masjid berikutnya
  • Ramah tamah dan makan bersama (berkat/tumpeng/nasi kotak)

Format ini sederhana, tetapi tetap khidmat. Kehangatan biasanya muncul saat jamaah bershalawat bersama.

BACA JUGA:5 Tips Islami agar Selalu Berpikir Positif dan Menjalani Hidup dengan Hati Tenang

BACA JUGA:Bacaan Doa Qunut Subuh Lengkap Arti dan Hukumnya dalam Islam

2. Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah

Acara Maulid di sekolah biasanya lebih variatif karena bisa dikemas edukatif sekaligus menyenangkan untuk siswa. Contohnya:

  • Pembukaan
  • Tilawah Al-Qur’an oleh siswa
  • Sambutan kepala sekolah
  • Acara Inti
  • Lomba-Lomba islami (ceramah singkat, kaligrafi, hafalan doa, atau shalawat)
  • Drama atau pentas seni bertema kisah Nabi Muhammad SAW
  • Ceramah singkat tentang teladan Rasulullah untuk anak-anak
  • Pembacaan shalawat bersama
  • Penutup
  • Doa bersama
  • Pengumuman pemenang Lomba
  • Foto bersama dan pembagian snack/berkat

Format ini bisa disesuaikan dengan usia siswa. Misalnya untuk SD bisa dibuat lebih banyak lomba kreatif, sementara untuk SMP/SMA bisa dikombinasikan dengan kajian lebih mendalam.

BACA JUGA:Urutan Memotong Kuku Menurut Islam yang Jarang Diketahui, Harus Dahulukan Kanan?

BACA JUGA:6 Tanda Rumah yang Dicintai Malaikat dalam Islam, Penuh Rahmat

Tips Agar Acara Maulid Nabi Lebih Berkesan

  • Libatkan jamaah atau siswa dalam kegiatan (membaca shalawat, ikut lomba, dll).
  • Tambahkan seni islami, seperti hadrah atau marawis, agar suasana lebih meriah.
  • Gunakan dekorasi sederhana, misalnya banner bertema islami atau lampu hias.
  • Sajikan makanan bersama, karena momen kebersamaan selalu jadi daya tarik utama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait