Sakit Tenggorokan Jangan Diremehkan, Siaga 1 Penyebab Kanker
seorang dokter onkologi radiasi dari Proton Therapy Centre menekankan pentingnya memeriksakan gejala yang tak kunjung hilang, terutama sakit tenggorokan yang berlangsung lebih dari tiga minggu. Ia memperingatkan hal ini bisa menjadi tanda awal kanker ama--
Beberapa jenis pekerjaan juga meningkatkan risiko karena paparan zat beracun seperti asbes atau kabut asam, yang biasa muncul di proses operasional industri.
Riwayat keluarga dengan kanker kepala dan leher, terutama pada keluarga inti, juga menambah risiko seseorang.
BACA JUGA:Yuk, Intip! 9 Bahan Herbal untuk Redakan Rasa Gatal pada Tenggorokan
Sistem imun yang lemah, karena kondisi seperti HIV, penyakit autoimun seperti lupus, atau penggunaan obat setelah transplantasi organ juga berkontribusi terhadap risiko kanker laring.
Orang dengan penyakit refluks asam lambung atau GERD dan displasia laring (kondisi prakanker) juga memiliki risiko lebih tinggi.
Infeksi seperti HPV juga telah dikaitkan dengan kanker kepala dan leher, meskipun hubungan dengan kanker laring masih diteliti lebih lanjut.
BACA JUGA:Cara Mengatasi Sakit Tenggorokan Saat Momen Puasa, 1 Hari Langsung Sembuh
Gejala sakit tenggorokan mengarah ke kanker
Suara serak yang berlangsung lebih dari tiga minggu adalah salah satu tanda paling umum dari kanker laring.
Gejala lain termasuk batuk berkepanjangan, sulit menelan, nyeri telinga, benjolan di tenggorokan, sakit tenggorokan terus-menerus, dan penurunan berat badan tanpa sebab. Jika gejala-gejala ini tidak kunjung hilang, penting untuk segera periksa ke dokter.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: