Rumah Mewah Diselimuti Santet: Mayat Hidup, Jeritan di Loteng, dan Cermin yang Tak Boleh Ditatap Lama
Ilmuwan fisika kini bisa menjelaskan tentang cara kerja santet, benarkah bukan karena hal gaib?-Ilustrasi-Freepik
Akhirnya mereka memanggil seorang ustaz terkenal dari Banten, ahli ruqyah dan pembersihan spiritual. Dan bahkan dia pun mengakui:
"Ini bukan santet biasa. Ini bukan sekadar sakit kiriman. Ini adalah guna-guna tingkat tinggi yang dikirim dengan dendam mendalam."
Ternyata, bertahun-tahun lalu, Pak Gunawan mempermalukan seorang mitra bisnis dari Jawa Timur. Pria itu diam tapi rupanya tidak pernah lupa.
Ritual pembersihan dilakukan pada malam Jumat Kliwon. Lima ayam hitam yang dibawa mati mendadak, bahkan sebelum doa dimulai.
Di kamar tidur, ditemukan segumpal rambut kotor, jarum karat, dan paku berlumur darah kering di bawah kasur.
Saat ayat-ayat suci dilantunkan, kaca-kaca jendela rumah pecah serentak. Pak Gunawan menjerit, darah mengucur dari telinga dan hidungnya. Suara tangisan wanita menggema dari loteng kosong.
Seminggu setelah ritual itu, Pak Gunawan meninggal. Kulitnya menghitam total. Tubuhnya melepuh seperti baru keluar dari kobaran api. Bahkan jenazahnya tak bisa dimandikan—karena tiap disentuh, dagingnya seperti akan hancur.
Setelah pemakamannya, rumah itu sepi. Sunyi. Tak ada lagi tangisan, tak ada kaca pecah.
Keluarga pindah. Rumah megah itu kini kosong. Dilelang dengan harga tak masuk akal. Tapi tak ada satu pun yang mau membelinya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: