3 Tanda Kalau Hubunganmu Sudah Tidak Lagi Membahagiakan, Pilih Lanjut atau Putus?
Ilustrasi hubungan yang sudah tidak membahagiakan-Unsplash/ Eric Ward-
Stephanie Wijkstrom, psikoterapis dan pendiri The Counseling and Wellness Center of Pittsburgh, menjelaskan bahwa perselisihan yang sehat justru menunjukkan adanya investasi emosional dalam hubungan.
Bahkan, psikolog Heather Z. Lyons menambahkan, ketiadaan konflik bisa berarti kedua pihak sudah menyerah dan tidak lagi percaya hubungan ini bisa berubah.
3. Ingatan Bahagia Kian Langka
Coba renungkan, saat kamu memikirkan hubunganmu, apa yang terlintas pertama kali? Kalau yang muncul justru kenangan buruk, pertengkaran, atau rasa kecewa, bisa jadi kamu sudah kehilangan sisi positif dalam hubungan itu.
Jordan Madison, terapis keluarga dan pernikahan, mengatakan bahwa ketika seseorang hanya mampu mengingat hal-hal negatif, kemungkinan besar pengalaman buruknya jauh lebih dominan.
Kalau kamu sudah sulit membayangkan masa-masa bahagia, itu pertanda kuat bahwa hubungan ini mungkin tak lagi memberikan tempat bagi kebahagiaanmu.
Menentukan apakah hubungan masih layak diperjuangkan memang tidak mudah. Tapi satu hal pasti, kamu berhak untuk bahagia.
BACA JUGA:7 Tips Membangun Hubungan yang Kuat untuk Pasangan Muda
BACA JUGA:13 Pertanyaan DEEP TALK yang Bisa Memperdalam Hubungan Kamu dengan Pasangan
Jangan abaikan perasaanmu sendiri demi mempertahankan sesuatu yang sudah tidak lagi memberikan kedamaian atau pertumbuhan.
Hubungan yang sehat bukan berarti bebas masalah, tapi selalu ada ruang untuk merasa dihargai, didengarkan, dan dicintai.
Jika tanda-tanda di atas mulai terasa, mungkin ini saatnya jujur pada diri sendiri dan mulai mempertimbangkan langkah selanjutnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: