Leptospirosis Tidak Menular Antar Manusia? Begini Penyebab dan Cara Pencegahannya

Leptospirosis Tidak Menular Antar Manusia? Begini Penyebab dan Cara Pencegahannya

Ilustrasi Leptospirosis-Istimewa-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Di tengah meningkatnya kasus leptospirosis selama musim hujan, masyarakat mulai khawatir akan kemungkinan penularan dari satu pengidap ke pengidap lain.

Namun, para ahli menegaskan bahwa leptospirosis bukan penyakit yang mudah menular antar manusia.

Apa Itu Leptospirosis dan Bagaimana Penularannya?

Leptospirosis adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh Leptospira, yang biasa hidup di ginjal hewan terinfeksi terutama tikus. Bakteri ini dikeluarkan melalui urine, dan bisa mencemari air, tanah, atau makanan.

Menurut dr. Rina Wulandari, spesialis penyakit dalam dari RSCM Jakarta, leptospirosis tidak menyebar lewat droplet atau udara seperti flu atau COVID-19.

“Leptospirosis umumnya ditularkan dari hewan ke manusia, bukan dari manusia ke manusia,” ujar dr. Rina, dikutip Selasa (8/7/2025).

BACA JUGA:Resmi! Tottenham Hotspur Rekrut Kota Takai dari Kawasaki Frontale, Jadi Bek Jepang ke-16 di Premier League

BACA JUGA:Megawati Hangestri Resmi Gabung Klub Liga Voli Turki di Musim Depan

Cara Leptospirosis Menular ke Manusia

Berikut adalah beberapa jalur utama penularan leptospirosis:

Kontak dengan air atau tanah yang terkontaminasi urine hewan terinfeksi (umum saat banjir atau kerja di sawah).

Bersentuhan dengan jaringan atau cairan tubuh hewan seperti di rumah potong atau peternakan.

Konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi (meski jarang).

Masuk melalui luka terbuka, mata, hidung, atau mulut yang kontak langsung dengan lingkungan tercemar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: