Kenapa Kita Bisa Mendengkur? Ini Dia Rahasia di Balik Suara 'Gergaji Mesin' Saat Tidur
Cukup dengan perubahan gaya hidup sederhana dan sedikit perhatian ekstra, kamu bisa tidur nyenyak tanpa konser tengah malam--
Kalau kamu atau orang terdekatmu mengalami hal-hal di bawah ini, nggak bisa dianggap remeh:
- Dengkurannya sangat keras dan hampir setiap malam
- Sering terbangun dengan napas megap-megap
- Merasa lelah walau tidur cukup
- Sakit kepala di pagi hari
- Tertidur tiba-tiba di siang hari
Ini bisa jadi gejala obstructive sleep apnea (OSA), gangguan tidur serius yang bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, stroke, bahkan serangan jantung. Ngeri kan?
BACA JUGA:Suka dengan Kekerasan, Kesehatan Mental Dimas Anggara Dipertanyakan
BACA JUGA:BPJS Hewan: Inovasi Jakarta untuk Perlindungan Kesehatan Hewan Peliharaan
Cara Sederhana Mengatasi Dengkuran
Tenang, kamu nggak harus putus tidur atau pindah kamar dulu. Coba tips-tips berikut:
- Ubah Posisi Tidur
Tidur menyamping bisa bantu menjaga saluran napas tetap terbuka. - Turunkan Berat Badan
Bahkan penurunan 5–10% berat tubuh bisa berdampak besar. - Hindari Alkohol Sebelum Tidur
Minimal 3 jam sebelum tidur jangan konsumsi alkohol atau obat penenang. - Gunakan Bantal Ekstra
Posisi kepala yang sedikit terangkat bisa mencegah lidah jatuh ke belakang. - Bersihkan Hidung Sebelum Tidur
Kalau lagi pilek atau alergi, pakai nasal spray atau uap hangat. - Gunakan Alat Anti-Dengkuran
Seperti nasal strip atau mouthguard khusus yang bisa dibeli di apotek.
Kesimpulan: Dengkuran Itu Umum, Tapi Jangan Dianggap Sepele
Mendengkur itu bukan aib. Tapi kalau sudah mengganggu kualitas tidur atau jadi tanda gangguan serius, jangan dibiarkan. Cukup dengan perubahan gaya hidup sederhana dan sedikit perhatian ekstra, kamu bisa tidur nyenyak tanpa konser tengah malam.
Jadi, siapa di antara kamu yang ngaku pernah jadi sumber “orkestra tidur”?
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: