Kenapa Kita Bisa Mendengkur? Ini Dia Rahasia di Balik Suara 'Gergaji Mesin' Saat Tidur
Cukup dengan perubahan gaya hidup sederhana dan sedikit perhatian ekstra, kamu bisa tidur nyenyak tanpa konser tengah malam--
Radarpena.disway.id, Jakarta - Pernah nggak sih kamu dibangunin pasangan atau teman sekamar karena dengkuran kamu keras banget—padahal kamu sendiri nggak sadar? Atau sebaliknya, kamu jadi korban konser orkestra malam hari dari orang di sebelahmu?
Ya, mendengkur atau ngorok bukan cuma gangguan suara saat tidur. Di balik suara “gergaji mesin” itu, ada mekanisme tubuh yang menarik, bahkan bisa jadi tanda masalah kesehatan serius. Yuk, kita bongkar bareng-bareng, kenapa sih kita bisa mendengkur?
Apa Itu Dengkuran?
Secara sederhana, dengkuran adalah suara getaran yang dihasilkan saat udara sulit melewati saluran pernapasan saat tidur.
Saat kamu tidur, otot-otot di tenggorokan jadi lebih rileks. Nah, kalau otot ini terlalu lemas, udara yang masuk akan membuat jaringan tenggorokan bergetar, dan muncullah suara ngorok itu.
Bayangin kayak angin yang lewat jendela sempit — pasti bunyinya berisik, kan?
Penyebab Utama Kenapa Kamu Mendengkur
Berikut beberapa “tersangka” utama penyebab kamu jadi mesin suara malam hari:
- Tidur telentang: Lidah jatuh ke belakang, menyumbat tenggorokan.
- Kelebihan berat badan: Lemak di leher bikin saluran napas makin sempit.
- Minum alkohol/sedatif: Otot makin rileks → dengkuran makin keras.
- Struktur tenggorokan: Amandel besar atau langit-langit lunak bisa ganggu jalannya udara.
- Hidung mampet: Napas lewat mulut, dan itu bikin ngorok makin parah.
- Usia: Semakin tua, otot tenggorokan makin lemah dan gampang bergetar.
BACA JUGA:Lari Pagi vs Lari Malam: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan dan Mood Kamu?
Kapan Dengkuran Jadi Bahaya?
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: