ERACS, Metode Bersalin Caesar Minim Nyeri dan Cepat Pulih yang Makin Populer di Indonesia
Metode bersalin dengan ERACS jadi tren di Indonesia--
Radarpena.disway.id, Jakarta – Dunia medis terus berinovasi untuk memberikan pengalaman melahirkan yang lebih nyaman bagi para ibu. Salah satu metode yang kini semakin populer di Indonesia adalah ERACS, singkatan dari Enhanced Recovery After Cesarean Surgery. Metode ini menawarkan solusi persalinan caesar dengan rasa sakit yang minimal dan waktu pemulihan yang jauh lebih cepat dibanding metode konvensional.
Apa Itu ERACS?
ERACS merupakan pendekatan modern dalam proses operasi caesar yang dirancang untuk mempercepat pemulihan dan mengurangi efek samping pascaoperasi. Berbeda dengan operasi caesar biasa, ERACS melibatkan serangkaian protokol khusus yang diterapkan sejak sebelum operasi, saat operasi berlangsung, hingga pascapersalinan.
BACA JUGA:Aaliyah Massaid Melahirkan! Reza Artamevia Kini Dipanggil 'Enin' dan Tulis Pesan Menyentuh
BACA JUGA:Hamil Duluan Sebelum Nikah, Harus Nikah Ulang Setelah Melahirkan? Ini Jawabannya Menurut Islam!
Keunggulan ERACS
Minim Nyeri
Ibu yang menjalani ERACS umumnya merasakan nyeri yang jauh lebih ringan. Hal ini karena penggunaan teknik anestesi yang disesuaikan secara individual dan pengelolaan nyeri multimodal tanpa banyak menggunakan obat-obatan opioid.
Cepat Pulih
Dalam waktu 6 hingga 12 jam setelah operasi, ibu sudah bisa duduk, berjalan, dan mulai menyusui. Ini sangat berbeda dengan metode caesar biasa yang membutuhkan waktu lebih lama untuk pemulihan.
Rawat Inap Lebih Singkat
Banyak ibu yang melahirkan dengan metode ERACS sudah bisa pulang dalam 2–3 hari, sehingga mengurangi beban psikologis dan biaya perawatan rumah sakit.
Mendukung IMD
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: