Video Penampakan yang Menurut Pemerhati Supranatural, Wisnu Hardana Asli
Video penampakan hantu asli--
Radarpena.disway.id, Jakarta - Di tengah maraknya video penampakan yang bertebaran di media sosial—dari sosok pocong melompat hingga penampakan kuntilanak di pohon sebagian besar dianggap hanya sebagai konten hiburan atau rekayasa visual. Namun menurut Wisnu Hardana, seorang pemerhati supranatural sekaligus analis visual digital, ada satu video yang membuatnya terdiam cukup lama dan berkata:
> “Kalau ini rekayasa, pelakunya benar-benar jenius. Tapi insting saya bilang... ini nyata.”
Rekaman Penampakan di Gudang Bekas Pabrik – Jakarta Timur (2021)
Menurut Wisnu, video penampakan paling kuat secara keaslian adalah rekaman dari gudang tua bekas pabrik tekstil di kawasan Jakarta Timur. Dalam video berdurasi 3 menit tersebut, tampak dua orang pekerja kebersihan merekam proses inspeksi gedung tua yang hendak direnovasi. Sekilas, semuanya tampak biasa.
BACA JUGA:TEMPAT TERKUTUK! Penelusuran Horor Sara Wijayanto dan Tim DMS di Pabrik Gula Gempol Cirebon
Namun di menit ke-2:14, kamera menangkap sosok wanita dengan rambut panjang berdiri di balik tiang beton—tampak hanya sebagian wajah dan bahunya. Sosok itu tidak bergerak. Yang aneh, kedua pekerja lewat hanya sekitar dua meter dari posisi makhluk itu, tapi tidak bereaksi sama sekali.
“Cahaya lampu sorot masuk dari satu sisi, dan bayangan yang jatuh dari sosok itu konsisten secara arah. Itu salah satu alasan saya yakin ini bukan hasil compositing atau efek CGI,” ujar Wisnu saat diwawancarai dalam program Supranatural & Sains.
Ciri-ciri Video yang Dinilai Asli oleh Wisnu
Wisnu menggunakan pendekatan forensik digital dan intuisi emosional dalam menganalisis keaslian video. Ia menyebut beberapa indikator:
1. Pencahayaan Konsisten – Objek penampakan memiliki bayangan dan pantulan cahaya yang logis dengan kondisi ruang.
2. Gerakan Kamera Alami – Tidak ada frame drop atau kejanggalan arah pandang kamera.
3. Reaksi Perekam – Ketidaktahuan perekam terhadap penampakan justru memperkuat kesan keaslian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: