3 Puisi Devosi Cinta, 'Bukan Keputusasaan Melainkan sebuah Devosi'
Menulis puisi cinta merupakan salah satu cara dan wujud nyata Devosi cinta--
Radarpena.disway.id, Jakarta - Dalam kehidupan, cinta bukan hanya tentang perasaan hangat yang muncul saat semuanya berjalan baik.
Cinta sejati justru diuji saat kita menghadapi badai: ketika terjadi kesalahpahaman, ketika pengorbanan terasa berat, dan ketika kasih tidak dibalas.
Dalam momen-momen seperti itulah kita ditantang untuk mencintai dengan cara yang lebih dalam dan lebih murni, seperti Tuhan mencintai umatnya.
Cinta yang sejati tidak berhenti di bibir, tapi dinyatakan lewat tindakan.
Ia hadir dalam kesetiaan yang tidak goyah walau diterpa kecewa. Ia ada dalam kesabaran yang tidak mudah menyerah.
Ia hidup dalam pengampunan yang tidak menyimpan dendam.
BACA JUGA:Puisi Cinta Beda Agama yang Jadi Pergolakan Jiwa Generasi Muda
Saat cinta kita mulai goyah, terhadap pasangan, keluarga, sahabat, bahkan terhadap Tuhan ingatlah bahwa kasih sejati bukan berasal dari kekuatan kita sendiri, tetapi dari Dia yang memberi kita kekuatan.
Ketika kita bersandar pada kasih Tuhan Sang Maha Pencipta, kita akan dimampukan untuk mencintai melebihi batas logika dan kemampuan manusiawi kita.
Hal tersebut nyatanya bisa dituangkan ke dalam bentuk rangkaian kata-kata indah dalam puisi, karya Regina Grace Anindita.
Berikut ini adalah karyanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: