Jangan Dibuang! Inilah 10 Koin Kuno Indonesia Termahal yang Diburu Para Kolektor Mei 2025, Siap-Siap Jadi Juta

Jangan Dibuang! Inilah 10 Koin Kuno Indonesia Termahal yang Diburu Para Kolektor Mei 2025, Siap-Siap Jadi Juta

Koin kuno Rp25 ini diterbitkan oleh Bank Indonesia tahun 1992, dan uang ini salah satu koin yang diburu dengan harga mahal yakni berkisar Rp100 juta per kepingnya.--Palpres.Disway

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Belakangan ini sedang ramai, tentang pencarian koin kuno yang diburu oleh para kolektor.

Meski fenomena ini sudah berlangsung lama, akan tetapi tidak banyak orang yang memperhatikannya. Dan terkesan mengabaikannya karena merasa hal tersebut merupakan penipuan.

Banyak orang yang ternyata masih memiliki atau menyimpan uang atau koin produksi tahun lama, dan mereka sudah tidak memperdulikan lagi.

Hal itu dikarenakan dianggap bahwa uang atau koin lama tersebut sudah tak memiliki nilai tukar dalam transaksi.

Eits, jangan salah! Mungkin selama ini Anda salah mengartikannya, karena ternyata banyak juga loh yang mencari uang kuno Indonesia.

Dan apabila kamu memiliki 10 koin kuno ini, siap-siap untuk menjadi jutawan. Karena koin yang kamu miliki akan dibayar dengan harga yang tinggi. Kira-kira apa saja ya?

BACA JUGA:Diburu Kolektor, Berikut Deretan Uang Kuno Super Langka dengan Tawaran Harga Tinggi

BACA JUGA:Heboh! Koin Kuno 1000 Rupiah Kelapa Sawit Diburu Kolektor dengan Harga Fantastis, Ini Keistimewaannya

Apa itu Uang?

Sejarah uang koin di Indonesia bermula dari jaman kerajaan-kerjaan kuno. Hal ini terbukti dari catatan arkeologis yang menunjukan pada masa Dinasti Syailendra pada abad 9 hingga ke-12 Masehi, yang menjadi pelopor penggunaan uang logam di Nusantara.

Pada masa itu, koin-koin yang beredar tercipta dari emas dan perak, dengan berbagai bentuk serta cap yang mencerminkan kekuasaan dan kepercayaan.

Selian koin emas dan perak, beberapa kerajaan kuno seperti Sriwijaya juga menggunakan manik-manik sebagai alat tukar yang penting dan berharga.

Seiring dengan berjalannya waktu dan masuknya pengaruh asing, jenis uang koin yang beredar di Indonesia pun semakin beragam.

Kemudian pada abad ke-13, pedagang Tiongkok memperkenalkan koin tembaga. Pada masa kolonialisme Belanda, mata uang perak Belanda (Rijksdaalder) menjadi standar, meskipun berbagai jenis koin lokal tetap beredar. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: