Duka Satu Negara untuk Ibu Gajah: Ketika Alam Menangis Diam-diam
Duka dan simpati dunia pada induk gajah yang kehilangan anaknya akibat ditabrak Truk di Malaysia--
Radarpena.disway.id, Jakarta - Di antara heningnya hutan dan sepinya jalanan di Perak, Malaysia, terdengar isak yang tak bisa didengar manusia. Tangis seekor ibu gajah yang kehilangan anaknya dalam tragedi memilukan.
Seekor anak gajah jantan, berusia sekitar lima tahun, tewas tertabrak truk pengangkut ayam saat menyeberang jalan raya Gerik–Jeli pada 11 Mei 2025. Namun bukan hanya induknya yang berduka satu negara ikut merasakan pilu itu. Lantaran pada hari tersebut juga diperingati sebagai Hari Ibu Internasional.
Saat Alam Berhenti Sejenak
Peristiwa tragis itu terjadi dini hari, ketika jalanan masih sunyi.
Truk yang melaju cepat tidak mampu menghindari si kecil gajah yang muncul tiba-tiba dari balik hutan.
Tubuh mungil itu terkapar.
Tak lama kemudian, sang induk muncul dan dunia seolah terhenti.
Ia tidak berteriak. Ia tidak mengamuk. Ia hanya berdiri diam, menunduk, mencoba mengangkat tubuh anaknya dengan belalai, lalu bersandar lemah pada kendaraan yang menabrak anaknya.
Seolah meminta: "Tolong kembalikan anakku."
Tangis yang Menggema di Layar Kaca
Video yang merekam detik-detik haru tersebut dengan cepat menyebar di media sosial.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: